Cinta Punya Tanggal Kedaluwarsa ?

by Oct 29, 2008Inspirasi23 comments

Quote-nya ini :

Kamu percaya tidak kalau cinta punya tanggal kedaluwarsa ? (diambil dari cerita bersambung Klasika Kompas : Tea for Two, Clara Ng).

Jujurly, saya tertarik dengan pertanyaan itu, karena buat saya sendiri kalau disuruh jawab, pasti balik nanya, mau jawaban jujur atau jawaban bohong….hehehehe.

Jawaban bohong ; ngaklah, cinta itu ngak ada kedaluwarsanya, cinta itu ngak pakai masa jabatan, ngak pakai tenggang waktu, ngak pakai ruang dan batas. Eh bener ngak ?

Kalau dijawab jujur, cinta itu punya masa awal dan akhir, pasti pada langsung menghujat deh, dianggap saya ngak percaya dengan cinta abadi, cinta yang dibawa sampai mati (eh..eh, kira-kira setelah Suzanna meninggal, Clift Sangra kawin lagi ngak yah…hueuheheheheheuek, gosip amat gw), cinta yang bertahan sampai kakek nenek.

Maksudnya awal dan akhir ini (eh ini menurut gw loh, pendapat gw), Kalau misalnya nih, pasangan kita meninggal dunia, masa kita ngak boleh menjalani hidup ini dengan orang lain ? Haruskah kita menjalani hidup sendiri sampai kita juga kembali ke haribaanNya ? Tidak bolehkah kita mengakhiri cinta itu dan mengawalinya dengan orang lain ?

Trus bagaimana dengan pasangan yang sudah ngak percaya lagi dengan kekuatan cinta mereka, kemudian memutuskan bercerai ? Padahal mereka mengawali cinta dengan harapan, menjalaninya dengan kebahagiaan, dan mengakhirinya dengan kekecewaan. Salahkah mereka karena cintanya sudah berakhir ?  

Bukankah seperti halnya manusia, yang hidup kemudian mati, cinta juga mengikuti manusia pemiliknya ? Ah, susah memang membicarakan cinta, karena pasti jawabannya akan beragam. Yang pasti, seperti mengutip Kamus Umum Bahasa Indonesia yang disusun WJS Poerwadarminta, disebutkan  “Cinta berarti selalu teringat dan terpikir dalam hati, rasa sayang dan ketertarikan hati.”

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

23 Comments

  1. desi

    kpn ya kedarluarsa cinta??? mungkin gx ya cinta punya tanggal kedarluarsa. mungkin gx ya???

    Reply
  2. Gloria Limbong

    hai salam kenal.
    Pembahasannya menarik.
    Kalo bahas ini pasti menimbulkan banyak pendapat sih..
    Dan cinta itu kan ada banyak jenis juga.
    Cinta sama Tuhan, keluarga, kekasih/suami/istri dan teman.
    Nah.. cinta yang mana dulu nih? Hehehhe

    Reply
  3. agustusnugroho

    Salam kenal yaa…

    Hm.. Love is too complecated to define. Tapi semua orang dengan mudah bisa merasakan kehadirannya (yg kadang membuat orang bergembira kadang sebaliknya membuat orang bersedih). Saya termasuk yang sulit melihat adanya Cinta Abadi.. sesuai dengan hakekat manusia yg dengan perjalanan waktu juga bisa berubah dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat.. Cinta pun harus bisa berubah bentuk atau dia akan ditinggalkan atau ketinggalan atau apalah namanya (termasuk berakhir)… Bener gak sih..?

    Bentar yaa, aktu tanya dulu ke Cinta Laura… 🙂

    Reply
  4. Nich

    cinta itu, sesuatu yang sebenarnya tidak dapat diwakilkan oleh satu kata saja yaitu “cinta”

    maaf, tapi kaya’nya saya kurang jam terbang di urusan yang beginian.. karena terkadang terlalu banyak hal yang diwakilkan dengan kata cinta 🙂

    Reply
  5. okta sihotang

    jaaaaaah, kak kayaknya postinganmu ini akan sama terjadinya pada diriku 🙁

    Reply
  6. pritha

    aku maunya cinta aku gda kadaluarsanya..
    jadi kaya bak mandi,kalo airnya udh keruh,dikuras,trus alirkan lg yg baru.
    maksutnya kalo cintanya udh mulai luntur gr2 amarah,kcewa dan sederet peluntur lain..ya dikuras aja,trus isi ulang sm trust,loyal.. kan bening lg 🙂

    Reply
  7. sisesu

    cinta = saling mengisi.

    kayak pundi2 beras, kalau sudah kosong dan nggak terisi lagi, apa masih memberi kehidupan buat yg punya?

    kata2 ailopyu….yang…aku padamu…yang…ini sekuntum mawar yg baru kupetik dari kebunku..yang…kamu cantik bagaikan bidadari yg turun dari langit…..huaaaa….cape dee…

    *nggak nyambung yah….kabur ach*

    Reply
  8. Gelandangan

    sebenarnya ituhanya klimaks terhadap kejenuhan aja mas

    Reply
  9. merahitam

    Jadi ingat pertanyaan sancai di meteor garden. Mungkinkah cinta itu mekar dan kemudian layu?

    Kira-kira mungkin nggak mbak? *balik nanya*

    Reply
  10. sikiky

    Blood thicker than water,kalo yang kadaluarsa, pasti ke “water” wink wink…:-D

    Reply
  11. Wempi

    cinta juga mengandung melamin :mrgreen:

    Reply
  12. Fitra

    Iyaaa deeeehhhhh….kalo gitu gw mau jatuh cinta lagiiiii….*cepeet2 nelpon George Clooney minta dikawinin* ….. nanti kalo ada dalia disini pasti ngomong: “Selamat datang di dunia hayalaan @@@@@@” hahahhahah

    Reply
  13. Pakde

    Kadaluwarsanya tanggal cinta kapan ya,,,,? Setelah manusia tidak punya hati lagi mungkin ya…
    Nah tanggalnya? tergantung. kapan kita merontokan cintanya. mau gitu kehilangan cinta…?

    Reply
  14. Myryani

    kayak makanan aja ya ya?
    tapi cinta memang susah ditebak, sebentar cinta, eh sebentar lagi benci. sebentar benci, eh sebentar lagi cinta….

    huhu,,, cinta..

    Reply
  15. Sawali Tuhusetya

    saya percaya, mbak juli, ada cinta yang tak abadi, terutama cinta naluriah dan dorongan biologis, hehehe … tapi ada juga cinta yang tak punya batas kedaluwarsa, terutama cinta kemanusiaan dan ketuhanan *halah kok jadi nggak nyambung?*

    Reply
  16. zizy_dmk

    Banyak2lah berdoa agar jodoh kita yang sekarang memagn sampai selama2nya… amin.

    Reply
  17. zizy_dmk

    Jodoh itu memang ada waktunya. Sama halnya spt org bercerai ato ditinggal selama2nya oleh pasangan, berarti jodohnya memang hanya sampai di situ. Jd bisa saja seseorang berjodoh 4-5x dalam hidupnya, krn kalo kita sudah jatuh cinta pd seseorang, ada kemungkinan dia memang jodoh kita. Itu menurut gw lohh 🙂

    Reply
  18. Sahabat dari Trini

    Kata pelem, cinta itu kata kerja mbak:to love. Jadi ya harus dikerjakan, bukan dicari. Stl memutuskan pasangan hidup abis itu ya cintanya dipupuk, diciptakan, disegarkan *haish! Kalo cintanya ilang, padahal pasangannya masih ada, kumaha nyak…

    Reply
  19. quantumeconomics

    Cinta…??? let it flow baby !!!!! but remember : keep honesty stay in your heart !!!

    Reply
  20. michaelsiregar

    Cinta, suatu perasaan yang dulu pernah membuat hatiku berbunga bunga, membuat perasaanku melayang seolah tak menginjak tanah…Cinta Tak Harus Memiliki…kalimat inilah yang membuatku sampai sekarang PANGLATU…(Panglima Lajang Tua)he..he..he…
    Salam dari Amerika.

    Reply
  21. miz-bounty

    cinta mempunyai masa kedaluwarsa ?? wah bener banget , cinta itu flexible …

    aih mencoba jujur tp kok hati kecil saya nggak setuju ya , mungkin saya terlalu romantis dan naif dalam mendefinisikan cinta , hihihih

    Reply
  22. linda

    kalo berpegangan pada kata2 “bersyukurlah makan nikmat mu akan kutambah.” loh gak nyambung ya 😀
    jadi maksudnya hmmmmm bersyukurlah akan nikmat cinta yg telah kau peroleh maka akan ditambah nikmatnya lagi sama Dia

    Reply
  23. inung gunarba

    He3 beginilah kalo ati lagi gemeretak, mbak.
    Thq atas spirit dan postingnya. Regratz!

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories