Menikmati Liburan Bersama Anak Remaja di Pesona Ketep

Setelah sekian lama merencanakan, akhirnya kesampaian juga liburan tipis-tipis bareng anak-anak, 6 hari setelah Idulfitri 2023 lalu. Liburan dua hari satu malam ini, kami pilih lokasinya enggak jauh dari rumah, ke Ketep, Jawa Tengah. 1,5 jam perjalanan dengan naik mobil dari rumah di Minomartani, Ngaglik Sleman. Kami pun menginap di Pesona Ketep Hotel, Resto, dan Cafe, Jalan Blabak – Boyolali, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Inilah sekilas cerita liburan bersama anak remaja di Pesona Ketep.

Liburan Bareng Anak Remaja di Pesona Ketep

Liburan ini, pertama kalinya jalan bareng anak-anak setelah mereka besar (remaja/dewasa muda). Selain memang karena anak-anak sudah punya kesibukan masing-masing, jadi diluangin banget buat bersama-sama, ya karena baru sekarang ini ada kesempatan, dan pastinya juga ada dananya (ini penting banget). Sebelum itu, ya bisanya pergi dalam versi enggak lengkap. Misalnya, saya dan dua anak, karena Mas Iwan masih fokus dengan kerjaan (jarang banget mau cuti), dan dananya juga hanya untuk dua atau tiga orang saja. Dan, usia anak-anak kala itu, menurut saya dan Mas Iwan, belum cukup besar untuk memahami betapa nikmatnya jalan-jalan bareng itu.

Saat anak-anak di masa pertumbuhan, sebelum remaja, dan saat itu masih tinggal di Jakarta/Bekasi, paling jalan-jalan ke Dufan, Ancol, Kota Tua, taman-taman di Jakarta, paling jauh ya liburan ke Bandung, dan kalau pulang kampung ke Yogyakarta, disempatkan untuk ngajak anak-anak wisata di seputaran Kota Jogja.

Liburan tanpa rencana, spontan saja, kalau ada waktunya. Nah, kalau liburan bareng di Pesona Ketep ini memang direncanakan dari jauh-jauh hari sebelum ramadan 2023. Awal rencananya malah mau liburan di akhir tahun 2022 lalu. Namanya rencana, Yang Maha Kuasa juga yang nentuin waktu yang pasnya.

Kalau dipaksa-paksain sih, bisa saja dari mereka kecil kita jalan-jalan bareng ke sana ke mari. Tapi, prinsip saya dan Mas Iwan sejak menikah, nabung buat pendidikan anak-anak (sejak mereka masih dalam kandungan), dan bisa beli rumah tanpa utang. Qadarullah, di tahun 2014, kami bisa beli rumah di Jogja untuk ditempati saat memutuskan untuk pindah ke Kota Gudeg ini, setelah 10 tahun tinggal di Bekasi, dan 3 tahun di Jakarta. Dan, baru tahun 2019 akhir kami terbebas dari utang-utang. Oh ya, kami beli rumah di Yogyakarta dengan menjual rumah di Bekasi, yang dibeli dengan cara mengangsur di bank.

Di tahun 2020 lalu baru kami bisa menyisihkan dana untuk keperluan-keperluan yang bukan vital, salah satunya ya liburan bareng atau traveling keluarga. Baru terwujud ya di tahun 2023 ini, karena Pandemi Covid-19 yang menimpa sejagat raya itu.

Liburan di Pesona Ketep

Pesona Ketep Resort

Tahun 2022, ketika pandemi COVID-19 berangsur pulih, Mas Iwan melontarkan ide untuk pergi bersama anak-anak, liburan bareng ke Jawa Timur, road trip, sambil mengukur kemampuan Taruli, mampukah nyetir di jalanan besar antar kota antar provinsi. Alhamdulillah, kami sudah punya dana (yang ditabung sejak tahun 2020) untuk traveling ini. Sayangnya, tahun 2022 itu, anak nomor dua, masih belum mau diajak karena fokus buat ujian masuk ke perguruan tinggi negeri, dan Taruli lagi sibuk dengan pameran foto sebagai bagian dari persyaratan untuk pengajuan skripsi di Institut Seni Indonesia (ISI). Ya sudah, masa nabungnya diperpanjang lagi, siapa tahu kan, dananya bisa untuk jalan-jalan ke berbagai destinasi wisata. Aamiin…aamiin.

Rencana liburan bareng itu, Mas Iwan memang sudah bilang untuk jalan-jalan ke Ketep, Magelang, menikmati keindahan 5 gunung (Gunung Merapi, Merbabu, Gunung Slamet, Gunung Sumbing, dan Gunung Sindoro), dari ketinggian. Dan, Mas Iwan juga yang dari awal sudah nentukan tempat menginap di Pesona Ketep. “Kalau lihat dari webnya, kamar, fasilitas hotel, dan pemandangannya bagus,” kata Mas Iwan kala itu.

Mas Iwan pun meminta Taruli untuk mengecek dan mencoba pesan tempat. Tapi ya itu, karena memang belum bisa semuanya waktunya luang, kebetulan juga kamar yang kami incar, sudah penuh semua. Akhir tahun gitu lho (padahal, coba pesannya dari Desember awal), liburan akhir tahun itu pun batal.

Rupanya, keingin jalan sama anak-anak gadisnya tidak pupus dari pikiran Mas Iwan. Dia gigih ngajakin anak-anak untuk ke Ketep, bahkan kepikiran juga buat nginep semalam dua malam di Kaliurang atas, menikmati udara dinginnya. Trus, daku bilang saja (karena anak-anak nggak antusias), bagaimana kalau libur Lebaran saja, kan semuanya pasti libur bersamaan. Mas Iwan dan Taruli pun setuju. Deal! Liburan bersama anak-anak di Ketep, seminggu setelah hari raya. Bulan Februari 2023, Taruli sudah cari-cari tempat untuk menginap, dan mayoritas di Google searching merekomendasi Hotel Pesona ini. Keknya, tempat menginap ini satu-satunya hotel dengan fasilitas yang oke di Ketep, Magelang.

Dua hari sebelum bulan Ramadan 2023, Taruli booking dua kamar untuk 6 orang. Awalnya, pesan 3 kamar deluxe di Pesona Ketep Hotel, sama bagian reservasi roomnya ditawarkan kamar eksekutif dengan iming-iming kamar lebih besar dari deluxe, balkon dengan view Gunung Merapi dan Merbabu. Harganya memang lebih tinggi dari kamar deluxe, tapi tipis bedanya. Taruli kasih tau saya dan Mas Iwan, trus dipesan 3 kamar eksekutif, ternyata hanya tersisa dua kamar untuk tanggal/hari kita akan chek-in. Berubah, kita pesan 1 kamar eksekutif dan 2 kamar deluxe. Sayangnya, kamar deluxe yang ada, viewnya nggak menarik buat anak-anak. Jadi, kami pun pesan dua kamar eksekutif dengan 2 ekstra bed (biar dapat sarapannya enam pax).

Pesona ketep balkon view

Jumat pagi, kami berangkat dari rumah pukul 09.00 WIB, karena mengejar waktu tiba sebelum Mas Iwan sholat Jumat. Karena mesti ninggalin 7 kucing (lima anabul yang stay di rumah, dan 2 anabul Taruli yang biasanya tinggal di kantor ala-alanya), kami memutuskan menginap satu malam saja di Ketep. Ini pertama kalinya, kucing-kucing ditinggalin sendiri tanpa orang rumah. Kami pun mempersiapkan makan dan minumnya untuk dua hari (Jumat dan Sabtu), litter boxnya ditambah dua (dari 7), pasirnya juga dibanyakin. Kenapa nggak dititipin di Pet Shop? Ya, karena hanya nggak lama ninggalinnya (Sabtu sore sudah di rumah), dan kebetulan tempat penitipan hewan yang kita incar sudah full booked.

Bismillah, mereka akan aman dan nyaman, kami pun tenang ninggalin anabul.

Sebelum ke Magelang, kita mau sarapan di Sop Bu Haryoko, Muntilan, ternyata libur lebaran selama dua minggu. Dan, ternyata dalam perjalanan ke Ketep itu, hanya pemandangan alam saja yang bisa kita nikmati, karena lihat kiri kanan jalan, enggak begitu banyak tempat makan yang anak-anak pengen. Untungnya, Taruli dan Kayla sempat beli onigiri, jadi kita makan itulah selama perjalanan.

Begitu sampai di tempat penginapan, dan belum waktunya sholat Jumat/dzuhur, kami pun pesan makan di sana. Sudah siang juga, saya minta anak-anak untuk pesan makan besar untuk makan siang. Sambil makan, kami menikmati pemandangan dari lantai 3 Pesona Ketep. Katanya, balkon di lantai 3 ini favorit anak-anak muda yang datang ke Ketep dan mampir ke Pesona ini. Benar sih, pemandangannya bagus. Dan, seperti kita baca saat searching, cuaca di Ketep ini, enggak bisa diprediksi. Saat tiba, terang benderang, sekitar 15 menit kemudian berkabut sampai menutupi pemandangan Gunung Merapi/Merbabu. Terang lagi, eh nggak lama hujan datang.

Karena mesti sholat Jumat, Mas Iwan nunda makan siangnya. Yang menyenangkan, ada masjid besar di seberang tempat kami menginap. Selama di Ketep, Mas Iwan bolak balik sholat di masjid itu (Maghrib, Isa, dan sholat Subuh). Karena belum bisa masuk kamar, kami sih sholat di mushola yang disediakan pihak hotel. Tempatnya cukup luas, dan saat ambil wudhu, airnya dingin banget.

Fasilitas Hotel yang Oke

Singkat cerita, kami chek-in pukul 13.45 WIB, karena kamar sudah siap. Kami dikasih satu-satu untuk fasilitas Wi-Fi. Satu orang, satu username/password. Eksekutif Room di Pesona Ketep ini, merupakan kamar yang baru disediakan manajemen hotel di tahun 2023. Bangunan baru, yang terletak di bagian bawah bangunan lama (utama). Selain eksekutif ada juga resortnya berupa tiga rumah. Lumayan sih buat keluarga besar yang ingin nginap tapi nggak mau pisah kamar.

Begitu masuk kamar, anak-anak kegirangan. Bukan karena tempat tidur, balkon atau pemandangan di luar kamar, tapi karena fasilitas di televisi. Manajemen hotel sepertinya memang tahu keinginan tamunya di masa sekarang ini, enggak jauh dari internet. Makanya, tvnya pun Smart TV, dengan tontonan dari Netflix, YouTube, Disney Hotstar, We TV, Viu, Prime Video, dan lainnya. Jadi, bisa nonton seperti layaknya di rumah. Jempol dua deh buat fasilitas ini.

Setelah istirahat dan sholat Ashar, Mas Iwan ngajak anak-anak untuk jalan kaki ke atas, melihat-lihat pemandangan menuju Ketep Pass. Enggak lama, karena hujan datang lagi, kami lalu cemal cemil di semacam angkringan, nggak jauh dari hotel, yang menyediakan mie instan, jagung bakar, dan tempe mendoan yang enak banget dimakan di sore yang dingin. Harganya juga lumayan murah. Warung semacam angkringan ini, banyak ditemui di kiri kanan jalan menuju Ketep.

Hujan yang sebentar datang, sebentar pergi, membuat anak-anak mager di kamar selepas maghrib. Makan pun di kamar, mereka pesan pasta. Saya dan Mas Iwan baru merasa lapar selepas isya, dan saat ke tempat makan, ternyata last ordernya jam 20-an. Ketika ditanya mau makan apa? Pas kami bilang mau makan nasi goreng, mereka bersedia untuk menyiapkannya. Katanya sih karena nasgor lebih mudah dibuatnya. Untuk anak-anak kami pesan kentang dan singkong goreng karena mereka enggak mau makan berat. Btw ya, jangan berharap bisa pesan makanan via Gofood, Shopee Food, atau Grabfood. Enggak ada di Ketep. Mungkin, susah perjalanannya.

Dan, ternyata nasi gorengnya enak, pemirsa! Lebih enak dari makanan yang kami pesan untuk makan siang. Saya dan Mas Iwan pesan Nasi Goreng Hongkon dengan topping seafood. Saya pesan, nasi gorengnya pedes, benaran pedes dong, enggak sekadar pedas ala-ala. Mas Iwan aja setuju kalau nasgornya enak, di luar perkiraan, dan makan sampai tandas.

Nasi Goreng Ketep

Sabtu pagi, Mas Iwan dan Taruli memutuskan untuk jalan-jalan ke atas. Adik-adiknya masih pada mager, tidur lagi selepas subuh, sedangkan saya, memang enggak niat ke mana-mana, pengen Netflix-an, hehehe.

Ternyata, Mas Iwan dan Taruli nyewa sepeda dan scooter (skuter) yang disediakan pihak hotel. Untuk sewa sepeda dan skuternya, senilai Rp50.000 per 1,5 jam dengan rincian: sewa skuter/sepeda, tiket masuk Ketep Pass, dan tiket masuk Inggit Strawberry.

Karena Mas Iwan dan Taruli hanya ingin keliling-keliling seputar Pesona Hotel saja, mereka nyewa Rp20.000 per 1,5 jam.

Hotel juga menyediakan jeep traveling seharga Rp450.000 ribu, dengan maksimal 4 orang penumpang. Tadinya kami berencana memesan ini, tapi setelah dipikir-pikir karena orangnya tanggung (6 orang) dan waktunya juga lama (kasihan kucing-kucing kalau kelamaan ditinggal), enggak jadi ambil paket jeep, dan kembali ke rencana semula, ke Ketep Pass, Museum Volcano, dan Kebun Strawberry.

Sebelum chek out, kami sarapan dulu. Ya, lumayan sih sarapannya, standar hotel bintang 3. Enak, tapi ya enggak enak banget-banget. Sarapan yang disediakan itu nasi putih, nasi goreng, dan nasi gurih. Ada mie goreng yang enak, ada nugget, sop, dan buah-buahan. Kami dapat minuman secang, wedah uwuh dan wedang telang yang segar.

Overall, liburan nginap semalam di Pesona Ketep ini, mengasyikkan dan puas. Patut diacungi jempol buat pelayanannya. Dari mulai tukang parkir yang ramah dan full senyum, mbak dan mas front desk yang kooperatif banget (sampai diingetin untuk hati-hati saat turun dan naik tangga), mbak dan mas di resto/cafe, yang gercep buat pelayanannya (piring/tempat makan yang sudah selesai, enggak pakai lama untuk diangkut). Sepertinya sudah jadi aturan mereka ya buat full senyum. Seperti yang ada di website resminya: Layanan Ramah!

Untuk biaya menginap (2 kamar eksekutif dan 2 ekstra bed), enggak sampai Rp2 juta. Makan, minum, dan cemal cemil di hotel, sewa sepeda, dan skuter, sekitar Rp500.000 ribu. Enggak sampai tiga jutaan buat menikmati liburan bersama. Alhamdulillah, ada rezeki dan sudah disiapkan dananya jauh hari, enggak bongkar celengan semar.

Kami chek out pukul 10 lewat. Bilang terima kasih buat pelayanannya Pesona Ketep Resort, Resto da Cafe, mereka menyampaikan jangan lupa untuk kembali. Sebelum kembali ke Jogja, kami menyempatkan waktu untuk ke Ketep Pass, Museum Volcano, dan Inggit Strawberry Farm. Dan, semuanya penuh, walau tidak berdesak-desakan. Enggak hanya warga Jogja, dan Jawa Tengah saja yang datang ke tempat wisata ini, banyak juga dari luar kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung, dan sumatera.

Pesona Ketep

Ya, itulah sekilas cerita Liburan Bersama Anak Remaja di Pesona Ketep pasca Lebaran 2023. Liburan tipis-tipis tapi menyenangkan bisa jalan bareng, lengkap satu keluarga. Cerita di Ketep Pass dan sekitarnya bakal diceritakan terpisah, biar lengkap, enggak setengah-setengah.

Oh ya, ini perjalanan pertama bersama satu keluarga yang benar-benar direncanakan, semoga dimudahkan rezeki, kesehatan, dan waktunya buat perjalanan-perjalanan bareng berikutnya.

27 Comments

  1. Lisa Maulida R July 14, 2023
  2. Rina Susanti May 17, 2023
  3. bundadzakiyyah May 15, 2023
  4. Istiana Sutanti May 15, 2023
  5. Tanti Amelia May 14, 2023
    • Tanti Amelia May 14, 2023
    • Ima satrianto May 18, 2023
  6. Khairiah May 14, 2023
  7. Helena May 14, 2023
  8. Ana Ike May 13, 2023
  9. Dian Restu Agustina May 13, 2023
  10. Milda Ini May 13, 2023
  11. Naqiyyah Syam May 13, 2023
  12. Rahmah May 13, 2023
  13. Sri Widiyastuti May 13, 2023
  14. Eri Udiyawati May 13, 2023
  15. Ophi Ziadah May 13, 2023
  16. andiyani achmad May 13, 2023
  17. Jiah Al Jafara May 13, 2023
  18. Nurul Fitri Fatkhani May 13, 2023
  19. nurul May 13, 2023
  20. lendyagassi May 13, 2023
  21. Ria May 11, 2023
  22. momtraveler May 11, 2023
  23. Nasirullah Sitam May 8, 2023
  24. Jagawana Kimi May 8, 2023

Leave a Reply