Anakku Bukan Anakmu

by Jul 23, 2008Inspirasi19 comments

Biasanya seperti itu dikatakan orang tua, jika :
– Ada yang masalahin pola asuhnya.
– Ada yang kesel ngeliat sikap kasarnya kepada si anak.
– Ada yang protes ketidak mampuannya merawat, mengasuh, dan membimbing si anak.

Saya, sebagai orang tua, tentunya merasa kesal jika ada terjadi seperti yang diatas. Karena saya sebagai orang tua merasa yang paling berhak atas jiwa dan raga anak-anaknya.

Tapi pernahkah terpikir kita orang tua sudah mewujudkan hak-hak anak untuk tumbuh dan berkembang seperti apa yang mereka inginkan.


Saya sebagai orang tua, sampai saat ini masih menginginkan anak-anak menjadi anak tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang mandiri, yang tentu saja seperti yang saya sebagai orang tua inginkan. Ironis kan ?

Karena itulah, saya sebagai orang tua akan terus belajar karena seperti kutipan dari puisi Khalil Gibran : ANAKMU bukan anakmu ! dituliskan :

Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya, karena

jiwanya milik masa mendatang, yang tak bisa kau datangi

bahkan dalam mimpi sekalipun.

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

19 Comments

  1. cinta

    puisinya kahlil emang bagus tapi tolong downk kirimin salah satu karryanya k email aku yang terutama yang judulnya anakmu bukan anakmu

    Reply
  2. wani ani

    ello…
    best nyer kt sini…ape???anakku bukan anakmu…

    Reply
  3. nur asyiqin

    assalammualaikum semua.apa khabar?saya peminat setia cerita anakku bukan anakmu….

    Reply
  4. Adieska

    Kenapa bisa begitu KK??? Kenapa??? Kenapa Anakku bukan Anakmu??? Wkwkwkwkwk 😀

    Anak emang titipan Tuhan yang harus dibimbing dan diberikan perhatian yang layak sampai dengan dia bisa memperhatikan dirinya sendiri dan orang lain 😀

    Reply
  5. nh18

    HHmmm …
    Khalil gibran …
    Ini yang mengenai Busur anak panah itu bukan ya ?

    ==========
    Injul to NH18

    Iya Om 🙂

    Reply
  6. pritha

    Mbak, mamam aku bilang gitu kalo ada yang komen knp aku makannya gembul amat?

    ======
    Injul to Pritha
    eh ada penganten baru 🙂 ntar jangan gembul2 yah, berabe loh 😀

    Reply
  7. Fitra

    booo gw tetep pengen punya anak walopun ga boleh memilikinya….gapapa dehhh….eh kak, kata dahlia elo bisa punya anak gara2 minum aer zam2 ya? gw udah minum 2 jerigen kok ya ga hamil2 yaaa?

    =====
    Injul to Fitra

    Bo’, selain minum air zam2, kudu ada lakinya juga :)), plus berdoa menurut agama dan kepercayaan masing2 :))

    Reply
  8. ippen

    hohoho.. masukan bagi gue juga nih yg insya Allah akan menjadi Ayah juga hehehe 😛

    =====
    Injul to Ippen

    senengnya kalau bisa jadi masukan 🙂

    Reply
  9. endangpurwani

    terutama utk ibu…….karena dia yg mengandung, melahirkan, menyusui, merawat…….susah sekali utk bisa betul2 seperti kata Kahlil Gibran itu…..

    ======
    Injul to Endangpurwani

    setuju mbak 🙂

    Reply
  10. zee

    kahlil gibran emg ga ada lawannya, dalem banged..

    tp gw setuju kak ind. ini bs si vaya rajin gw omelin krn sok merasa berhak atas anak gw. lah lu kira anak bersama? untung dia masih bertahan even kena repet trs 😀

    Reply
  11. Wempi

    Setudju banget…

    Reply
  12. yanti

    ya mbak… kadang kita ingin anak kita menjadi apa yang kita mau, bukan apa yang dia mau 🙁

    semoga kita tetep bisa mendidik anak menjadi anak yg baik tanpa harus menjadi otoriter ya 🙂

    Reply
  13. akokow

    setuju juga sih..

    Reply
  14. mikow

    selamat hari anak nasional

    btw itu judulnya mirip2 taglinenya anang 🙂

    Reply
  15. Vina 'Random Snippets'

    Kadang berbagai macam kesombongan orang tua memang bisa menghancurkan masa depan si anak. Semoga kita tidak menjadi orang tua yang sombong.

    Reply
  16. nich

    wah, ini tulisan yang bagus terkait Hari Anak Nasional..

    apalagi yang nulis seorang “orang tua” yang punya anak, klop dah .. gak cuma pendapat lepas atau teori tanpa pengalaman.

    salam kenal ya, dari sesama anggota BloggerSUMUT (oh ya, bannernya ada juga yang beranimasi lho).

    Reply
  17. itikkecil

    Yup, anak memang bukan milik kita. anak adalah titipan Tuhan untuk kita

    ===========
    Injul to Itik
    setuju sama itik 🙂

    Reply
  18. sikiky

    guud guud…manggut-manggut
    gue bukan role model yang baik siy, jadi ngga pernah pengen anak gue mirip gue 😀

    ==========
    Injul to Kiky
    kekekekekekkkkkkkkkkkkk

    Reply
  19. Okta Sihotang

    mantep…mantep 😉
    *ngangguk2

    =====
    Injul to Okta
    ngangguk2 tanda apa to 😀

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories