Tak ada yang kebetulan di dunia ini.

Semua sudah ditulis-Nya.

Ikhlas dan sabar itu sangat tinggi letaknya.

Tak semudah yang diucapkan.

Melekat di hati.

Terkadang kita lupa, daun yang hijau berubah coklat dan jatuh ke tanah, selamanya akan di tanah.

Tidak akan kembali ke atas pohon, lagi.

Cobaan dan ujian itu tanda kebesaran-Nya.

Agar manusia tidak lupa dan sombong di dunia ini.

Ingatlah selalu pada-Nya.

Hati akan menjadi lebih tenang dan percaya tak ada yang abadi di dunia ini.

Untuk apa bersedih yang terlalu dan menentang ketetapannya?

Manusia hanya perlu bersabar, ikhlas dan terus berusaha.

Luruhkan lara.

Bersama angin.

 

—–

Thanks buat kamu yang sudah menuliskan ini dan percaya aku kuat.

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

15 Comments

  1. Mutia ohorella

    Iya yaa… asal rela diatur, insya Allah bisa meringankan. Terimakasih renungannya Mak…:)

    Reply
  2. hanari

    kebetulan membaca saat pagi-pagi, menjadi motivasi pagi yang sangat inspiratif.

    Reply
  3. Sondha Siregar

    daun yg jatuh ke tanah…, tak pernah kembali ke pohon. ..
    tapi in shaa Allah tak sia2 kejatuhannya..
    dia berubah menjadi pupuk bagi pohon di sekitar tempat dia terdampar…
    akan selalu bermanfaat…, in shaa Allah…

    Reply
  4. Hanif Mahaldi

    pas bener, akhir2 ini memang sedang gelisah tentang ketidakpastian masa depan. 🙂

    Reply
    • Indah Juli

      Senang sekali kalau tulisan ini sesuai dengan pembaca 🙂
      Terima kasih atas kunjungannya.

      Reply
  5. indobrad

    Amiiin, terima kasih atas ‘peringatan’nya 🙂

    Reply
  6. ndop

    Mbak, aku langganan baca yaaa.. *langsung tambahkan di feedly*

    Reply
  7. loewyi

    I love it bunda…. cuma yang sangat disayangkan itu. belakangan ini banyak orang yang membatasi kesabaran mereka. padahal sebenarnya, sabar itu memang tiada batasnya, diri kita sendirilah yg sebenarnya membatasinya.

    Reply
  8. Ahma Indraki

    Nganu bun mak jleb, apalagi kalau sudah di dalam tanah, apalah daya…

    Reply
    • Indah Juli

      Iya, kalau sudah di tanah tapi bisa kembali lagi 🙂
      terima kasih sudah berkunjung.

      Reply
  9. Lusi

    Mak Indah keren & kuat, paling tenang diantara kita2. Puisinya menyentuh banget 🙂

    Reply
    • Indah Juli

      Haeee, pagi-pagi baca pujian serasa terbang 🙂

      Reply
  10. Ahmad Faza

    Terkadang kita lupa, daun yang hijau berubah coklat dan jatuh ke tanah, selamanya akan di tanah

    semangat pagi bunda…

    Reply
    • Indah Juli

      Always semangat, thanks dik 🙂

      Reply
  11. Topics

    iya Bu Dhe bener bangeets ikhlas dan sabar tak semudah yang diucapkan karena itu aktivitas hati..
    semgoa kita mampu tuk meraihnya aamiin

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories