Awalnya si manis, jago gambar ini yang memulai dengan permainan ganti satu katanya.

Ganti satu kata yaitu kita mengganti  satu kata dalam kalimat yang sudah ada. Misalnya, saya memberi satu kalimat, kemudian teman A, yang meneruskannya menulis ulang kalimat itu dan mengganti salah satu kata dari kalimat yang sudah ada. Kemudian orang yang berikutnya  (B), harus mengulang kalimat sebelumnya dengan mengganti satu katanya.
Penting diingat, hanya satu kata yang boleh diganti!

Misalnya nih :  Sepatu baru kakak rusak.

(A) : Sepatu baru kakak dicuci.

(B) : Sepatu olahraga kakak dicuci.

Begitu seterusnya, hanya satu kata saja yang diganti.

Permainan ini sudah berlangsung dua tahun sampai hari ini. Dari kalimat yang pertama kali diberikan Macan : “Ayah membuka kulkas dan mengambil biskuit”

Selama dua tahun, kalimat terakhir yang saya baca adalah : “dia sobek kanvasnya, dengan pensil warnanya”

Lucu dan seru! Bayangkan saja dari Ayah membuka kulkas dan mengambil biskuit, sudah mengalami beratus perubahan dari berbagai orang. Ada kalimat yang lucu, ada kalimat yang serius, bahkan banyak sekali kalimat yang sadis dan horor, misalnya : Ayah dicekik donat, lalu ditusuk gorengan. Atau saya makan sarung, dia minum kopi. Berubah jauh kan ? hehehe

Dari satu orang, ke orang lain, ke orang yang lainnya lagi. Berubah terus kalimatnya. Satu pemahaman yang saya ambil dari permainan itu adalah seperti yang selalu diingatkan si mama : “Titip uang berkurang, titip omongan berlebih.”

Yup, jangan sembarangan dengan kata-kata. Karena lidah tak bertulang (halah), kata-kata itu bisa membuat lucu, bisa membuat senang, sekaligus juga menyakiti.

Hihihi, serius yak. Yuk, kita bermain ganti satu kata. Setelah komen, ganti ya satu kata, kepengen tahu sejauh mana perubahannya 🙂

Kalimat dari saya :  Dia baca bukunya, sambil makan donatnya.

Lanjut yak 😀

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Menjadi Blogger Profesional #KumpulBlogger

Menjadi Blogger yang Profesional Bagaimana sih menjadi blogger yang profesional? Apa saja syaratnya menjadi blogger profesional? Adakah Tips untuk menjadi blogger profesional dan sukses? Silakan Sahabat Blogger googling, karena banyak artikel yang menyajikan hal...

read more

[Fiksi Blogfam] Lingkar Waktu

Rajasa berlarian sepanjang koridor Bandara Juanda. 15 menit lagi untuk boarding.  “Untung sudah chek in online, kalau nggak bisa ketinggalan pesawat! Semua ini gara-gara Tristan. Awas, kubalas nanti perbuatanmu!” gerutu laki-laki berusia 17 tahun itu. Huft! Rajasa...

read more

10 Comments

  1. Evy

    dia bakar majalah, sambil menumpahkan kacangnya
    (ini org dlm kalimatnya mulai dari kalem duduk baik2 baca makan donat, sampe ‘menggila’… sukses deh mbak In bikin gw ngakak sendiri)

    Reply
  2. indahjuli

    Dari tujuh orang yang berperan serta, kalimat terbarunya adalah :

    dia sobek majalah sambil menumpahkan kopinya

    saya ikutan lagi ;

    Dia bakar majalah, sambil menumpahkan kopinya.

    Reply
  3. Evy

    gabung ya mbak:
    dia sobek majalah sambil menumpahkan kopinya

    Reply
  4. arman

    hahaha lucu juga.. ikutan ah… 🙂

    Dia simpan majalah sambil menumpahkan kopinya

    Reply
  5. monda

    Kalimat selanjutnya hrs tetap 6 kata ya? Dia simpan majalah sambil menumpahkan spagetinya

    Reply
  6. Bibi Titi Teliti

    Nyobain aaaah…
    dia baca majalah sambil tumpahin spageti nya…

    gitu bukan ya???
    masih rada bingung…hihihi…

    Reply
  7. IndahJuli

    Wow, dua orang yang ikutan, sudah berubah banyak artinya 😀
    thanks teman sudah mau berbagi.

    Reply
  8. Indah

    Hahaha.. sepertinya ‘permainan’ ini menarik yaa 😀

    Reply
  9. dinotlicious

    Dia baca majalah, sambil makan spaghettinya

    Reply
  10. Ikkyu_san

    Dia baca bukunya, sambil makan donatnya
    >>>Dia baca majalah, sambil makan donatnya

    EM

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories