Di hujan itu aku melihatmu

menatap dingin air yang jatuh

Kusapa engkau dengan senyumku

namun hanya desahan yang terucap

Di hujan itu aku melihatmu

berlari menentang air

Butir-butir hujan yang menjatuhimu

menyamarkan derasnya air mata

akankah hujan meluruhkan dukamu.

 

 

Jumat, 16 February 2007

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

13 Comments

  1. layungwengi

    Perasaan kemarin aku udah komen di sini. Kok nggak ada ya?

    Reply
  2. monda

    kenapa dia berlari sambil nangis,
    abis dimarahin ya…

    wah apresiasiku soal puisi cetek banget deh

    Injul
    hihihi, belum klik, kak 🙂

    Reply
  3. fitrimelinda

    hujan slalu mengingatkan aku pd seseorg..

    Injul
    Oh ya, cerita dong 🙂

    Reply
  4. niee

    Nulisnya saat sedang hujan kah mbak? hehehe
    Klo iya emang hujan penuh dengan inspirasi kata yak 😀

    Injul
    Setujuuuuu 🙂

    Reply
  5. umiabie

    wah puisinya bagus banget. lagi sedi ya? salam kenal..

    Reply
  6. ahsanfile

    Lagi menderita rindu yah mba ?

    Reply
  7. luvie

    suka sedih klo menatap hujan. hati langsung berasa sendu.

    tapi ini kenapa kegalauan 4 tahun lalu baru di posting sekarang?? :p

    Reply
  8. Zippy

    Kalo liat orang nulis puisi kayaknya keren juga yah 😀
    Sayang, saya gak tau nulis puisi, ihihih…
    Hanya bisa ngerti dikit2 😀

    Reply
    • IndahJuli

      Sedikit, sedikit, lama-lama menjadi bukit.
      Ayo, Zippy, kamu bisa.
      Thanks sudah berkunjung 🙂

      Reply
  9. Mechta

    Uah..jempol dua deh buat puisi cantik ini… *dan hjn lbh sering menerbitkan rinduku..*

    Reply
    • IndahJuli

      Thanks, mbak Mechta.
      Saya juga selalu kangen hujan 🙂

      Reply
  10. indobrad

    waduh, ini galau empat tahun lalu ya Mbak. ah, saya memang perlu belajar banyak soal apresiasi puisi 😀

    Reply
    • IndahJuli

      Hahaha, brad bisa saja :p
      Kamu punya potensi kok, tingal diasah saja *nyodorin arit*

      Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories