Creative Writing di SMP Labschool

by Sep 26, 2012Inspirasi, Moment, sekolah7 comments

Tahukan SMP Labschool Rawamangun, Jakarta Timur?

Tahu juga kan apa yang dimaksud dengan jurnalistik?

Apa hubungan SMP Labschool dengan studi jurnalistik?

Hubungannya erat dan jelas! Di SMP Labschool Rawamangun, Jakarta Timur, ada GEMA, Majalah Sekolah SMP Labschool Jakarta, yang terbentuk pada tahun 1990. Dari catatan seorang siswa di blognya, Majalah GEMA awalnya hanya sebuah koran, kemudian dikembangkan menjadi sebuah majalah. Anggotanya berasal dari siswa-siswi SMP Labschool Jakarta, direkrut melalui sebuah acara bernama “Studi Jurnalistik”, yang diadakan tiap tahun dengan tema yang berbeda-beda.

Tahun ini, kegiatan Studi Jurnalistik diadakan pada tanggal 21 dan 22 September 2012, dengan tema “Melalui Studi Jurnalistik Kita Tingkatkan Budaya Menulis dan Membaca di Kalangan Siswa”. Dan tahun ini, saya diberi kesempatan menjadi salah satu pemateri dengan topik Creative Writing atau Menulis Kreatif.

Saya mengisi sessi di hari kedua, Sabtu, 22 September 2012, pukul 08.30 sampai 10.00 WIB di Teater Kecil, SMP Labschool Rawamangun, Jakarta Timur. Sehari sebelumnya, Jumat, 21 September, ada Mas Iskandar Zulkarnaen, Wartawan Kompas yang memberi materi Apa itu Jurnalistik? dan Mas Hotib Sunarya (fotografer profesional) yang memberi materi tentang Teknik Dasar Fotografi.

Kok bisa jadi pembicara di sekolah terkenal itu? Semua berkat Om Jay dan Bang Amril Gobel. Awalnya Bang Amril yang akan membawakan materi Creative Writing, namun karena  beliau harus menjadi pembicara juga di acara Blogicilious di Medan, Sumatera Utara, beliau dan Om Jay atau Wijaya Kusumah, seorang blogger guru peraih Guraru Award 2011, menawarkan kepada saya untuk menggantikan Bang Amril dan saya pun setuju. Kapan lagi bisa ngajar di SMP Labschool Rawamangun yang terkenal itu!

Sabtu pukul 08.00 WIB saya sudah berada di SMP Labschool Rawamangun. Saat Om Jay membawa saya ke Teater Kecil, sudah banyak siswa yang hadir untuk mengikuti studi jurnalistik ini. Menurut Om Jay, ada sekitar 45 orang yang acara ini. “Tahun lalu lebih banyak, sampai 75 orang,” jelas Om Jay, yang juga salah seorang guru di SMP Labschool.

Menurut Om Jay, kegiatan studi jurnalistik diadakan di SMP Labschool Jakarta agar mereka tahu dunia tulis menulis dan membuat berita. Mereka akan menjadi mampu menulis, menceritakan, dan memberitakan kegiatan di sekolahnya.

Sejujurnya, saya deg-degan juga membawakan materi di hadapan anak-anak SMP. Khawatir kalau saya nggak bisa membuat mereka tertarik dengan uraian tentang creative writing dan membosankan sebagai tutor.

Saya pun mensiasati dengan cara berlatih menulis creative writing setelah memberikan penjelasan apa yang dimaksud dengan menulis kreatif tersebut.

Semangat siswa-siswa SMP Labschool untuk belajar menulis kreatif patut diacungi jempol. Mereka banyak bertanya bagaimana supaya tulisan menarik, apa yang harus dilakukan kalau kekurangan bahan tulisan, bagaimana mencari ide, dan bagaimana membuat karakter, plot, alur, setting, atau tema menulis kreatif.

Ada-ada saja tingkah laku para peserta saat berlatih menulis kreatif. Ada yang sambil bercanda dengan teman-temannya, ada yang menulis sambil rebahan di lantai, tetapi ada juga yang cuek tidak mau mengerjakan tugas dengan alasan tidak membawa peralatan menulis.

Oh ya, beberapa siswa yang ikut serta dalam studi jurnalistik ini ada yang sudah menjadi penulis Kecil Kecil Punya Karya (KKPK) seperti Nabila, ada juga yang sering mengirimkan karyanya ke Majalah Bobo dan Kompas Anak Minggu.

Dari acara studi jurnalistik yang diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8 ini, akan disaring menjadi anggota redaksi GEMA. Walau Majalah GEMA terbit setiap akhir semester, namun kemasannya dibuat menarik seperti Majalah Gadis. Tidak ada dispensasi untuk siswa yang menjadi anggota redaksi GEMA, karena mereka harus belajar seperti siswa yang lain, dan melakukan tugas redaksi di sela-sela waktu luang mereka di sekolah.

Akhirnya tepat pukul 10.00 WIB, sessi creative writing yang saya bawakan usai sudah. Siswa yang masih ingin bertanya melanjutkan di akhir acara. Senangnya mengajar di SMP Labschool. Karena saya pun mendapatkan pelajaran berharga bagaimana berhadapan dengan siswa sekolah dan mendapatkan pengetahuan agar sedini mungkin mengajak anak-anak gemar membaca dan menulis. Tak kalah senang karena saya mendapatkan kenangan-kenangan berupa Majalah GEMA 🙂

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

7 Comments

  1. Myra Anastasia

    suami sy dr SD sp SMA di labschool rawamangun.. Tp dulu labschool negeri ya.. Bagus sklhnya, kl deket sy juga mau deh sekolahin anak2 kesana 🙂

    Reply
  2. Myra Anastasia

    suami sy dr SD sp SMA di labschool rawamangun.. Tp dulu labschool negeri ya.. Bagus sklhnya, kl deket sy juga mau deh sekolahin anak2 kesana 🙂

    Reply
  3. anny

    Wah keren mak, lihat mimik muka anak2 itu kelihatan serius ingin belajar dan semangat ya 😀
    Keren…..

    Reply
  4. anny

    Wah keren mak, lihat mimik muka anak2 itu kelihatan serius ingin belajar dan semangat ya 😀
    Keren…..

    Reply
  5. Lidya

    mbak undah jadi buguru ya

    Reply
  6. Lidya

    mbak undah jadi buguru ya

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories