FW : Ikan mencari Air

by Sep 1, 2008Iseng18 comments

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang, di tepi sungai. Kata ayah kepada anaknya,”Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.”
 
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air.Ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting bagi kehidupan ini.
 
Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemui,” hai, tahukah kamu di mana adanya air? aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati,”
 
Ternyata semua ikan tidak mengetahui di mana letak sang air itu. Si ikan kecil semakin, gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu ikan sepuh yang sudah berpengalaman. Kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, “Dimanakah adanya air?”
 
Jawab ikan sepuh, “tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, Tanpa air kita akan mati.”
 
Kehidupan dan kebahagian itu ada di sekeliling kita dan sedang kita jalanin, sepanjang kita mau membuka diri dan membuka pikiran kita. Karena saat untuk berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan.
 
Sumber : Majalah Paras
ps : kenapa puasa, otak gw juga ikut puasa yah 😀
<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Satu Kalimat

Kirimkan satu kalimat isyaratkan rindu Agar aku tahu Rindu ini bukan milikku sendiri 24/2/2007 Kalau sekarang ada twitter, 140 kata sudah cukup ya 🙂

read more

Setahun Sudah

Tak terasa waktu bergulir dengan cepat. Sudah setahun saya berhenti sebagai pegawai kantoran. Bagaimana rasanya? Jangan ditanya soal ngasuh anak ya, setiap perempuan yang punya anak, baik itu kerja di kantoran atau di rumah, punya gaya sendiri-sendiri dalam mengasuh...

read more

18 Comments

  1. Za

    ya ya ya … mengerti. ikan akan mati kl ga ada air *halah kok ikutan lemot pas puasa*

    Reply
  2. Wempi

    baca en baca again

    Reply
  3. sisesu

    dalem banget. a very good lesson for me.

    Reply
  4. hanggadamai

    walau kopas tapi mencerahkan loh..

    Reply
  5. tuteh

    Hehehe. Baca’an yang menambah harmoni di pagi hari hehehe. Bunda Injul, met wiken & berpuasa yaaaa. Mudik gak nih Lebaran nanti? Btw otak Bunda jangan ikutan puasa donk…

    Reply
  6. nh18

    HHmmm …
    In-Jul …
    Ini renungan yang bagus …

    Selamat Puasa
    Mohon maaf lahir bathin

    Reply
  7. zee

    cerita yang menarik, jadi ternyata ikan juga bisa bego kayak manusia….ahaahaha…

    Reply
  8. Dini

    tumben copas. lagi puasa nulis yah hihihi

    Reply
  9. meyrinda

    bagussss benerrrr mba..btw bis minum es cendol neh mau?? hehe

    Reply
  10. Eucalyptus

    Kok blom masuk emailnya say?

    Reply
  11. goncecs

    mungkin kalo puasa otak, puasa otak dari pikiran ngress kali yaaa ????

    Reply
  12. Chic

    hahahaha.. otak ga ikut puasa itu contohnya gimana Bu? :mrgreen:

    Reply
  13. merahitam

    Jadi inget bukunya Robin Sharma. Inti kebahagiaan adalah menikmati saat ini dengan sebaik mungkin.

    Reply
  14. meity

    ps : kenapa puasa, otak gw juga ikut puasa yah <– engga kok, engga ikutan puasa. nih buktinya, setidaknya keinginan untuk berbagi tetap ada … menghibur ngarep dapet pahala di bulan ramadhan 🙂

    eh tapiii, ini storynya kayak pernah baca deh …

    Reply
  15. pritha

    nice story..
    btw otak yg bag mana yg ikut puasa,mbak?
    maksutnya jd lemot gtu?
    tenang mbak indjul,kadang lemot jg membawa nikmat qo,hehe!

    Reply
  16. Manik

    Duhh..koq aku ga ngerti crita diatas yah…hmmm

    Reply
  17. linda

    ps : kenapa puasa, otak gw juga ikut puasa yah
    ah masa seh?

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories