Dalam rangka menjaga keselarasan jiwa dan raga. Agar tidak overthinking. Tidak bosan dalam menjalani hidup sebagai seorang perempuan berusia 50 tahun plus plus, yang banyak waktu luangnya karena anak-anak sudah beranjak dewasa dan sudah sibuk masing-masing, salah satu kegiatan yang hampir tiap hari dilakukan adalah nonton channel-channel YouTube, podcast atau pun vlog. Ada 17 channel YouTube favorit perempuan seperti daku, yang enggak terlalu berat-berat amat temanya, yang bisa ditonton sambil rebahan, yang habis ditonton, kita enggak perlu mikir kok gitu ya, masa sih seperti itu?
Enggak semuanya ditonton setiap hari sih, random saja pilihannya, yang muncul di Home, dan kalau tema atau episodenya menarik, ya daku klik dan tonton. Tapi, memang ada 5 lebih channel yang ku tonton setiap harinya. Nontonnya mulai dari pagi (biasanya channel-channel kajian), lalu sesi selanjutnya, di siang hari, sore, dan malam hari mau tidur (setelah baca buku, 15 halaman setiap hari).
Selo banget ya, hahahaha. Ya gitu deh, kalau udah usia memasuki masa-masa lanjut usia (pra lansia), kita harus punya kegiatan yang bermanfaat (versi daku), terutama untuk otak biar enggak kosong, enggak kudet dan tetap update teknologi, menjaga pikiran tetap aktif, dan yang jelas karena daku suka nulis, ngeblog, menonton itu meningkatkan literasi digital.
Channel YouTube Favorit, Layak Ditonton
Seperti yang sudah daku tulis di atas, ada 17 Channel YouTube favorit yang ditonton. Random channel, ada berbagai tema, mulai dari Lifestyle, Kuliner, Agama, Traveling plus Camping, Motivasi, dan Hiburan seperti YouTube Lapor Pak! yang bisa bikin daku ngakak, ngikik, ngukuk sendirian, serasa tersalurkan Kebegoan daku ini, hahahaha.
Inilah list-list channel YouTubenya. Random, bukan berdasarkan peringkat.
- Youtube channel Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
Lebih banyak nonton yang Kajian Riyaadhus Shaalihiin, yang tayang pukul 06.30 WIB setiap hari. Nge-charge wawasan kita masalah ajaran-ajaran Islam, yang dibawakan secara tenang, enggak meledak-ledak (versi daku). Ku merasa cocok saja, lebih masuk ke otakku yang lemah ini soal agama. Selain Kajian Riyaadhus Shaalihiin ini, channel ini ada juga tema Kajian Wanita (tiap Senin pukul 10.15 WIB), dan Kajian tiap Sabtu, yang disiarkan langsung dari Masjid Nurul Iman, Blok M.
Btw, di bulan Ramadan 2026 ini, Ustad Nuzul juga punya Channel YouTube baru: Unspoken Sessions. Channel ini lebih “ngepop” (versi daku).
2. YouTube Channel Raditya Dika
Siapa yang enggak kenal Raditya Dika. Memulai karier kepenulisannya di blog, yang kemudian meraih kesuksesan sebagai blogger dengan bayaran termahal, lalu bikin film dari bukunya yang sukses; “Kambing Jantan”.
Dua tahun terakhir ini, YouTube Channel Raditya Dika fokus di podcast, setelah sebelumnya nge-vlog keseharian. Kata Radit, tiap bulan ada 19 podcast yang wajib tayang di channelnya. Podcast berbagai tema, yang kalaupun ada sponsorship, dikemas dengan kepiawaian story telling Radit yang memang bernas.
Ini hampir setiap hari ku tonton. Siang, sekitar pukul 13.00, sehabis salat Dzuhur, di sela istirahat pekerjaan ngedit.
3. YouTube Channel Fiersa Besari
Awal nonton channel Fiersa Besari ini karena dia viral di Twitter ( X, sekarang). Viral sebagai penyanyi indie sekaligus Pendaki Gunung. Ku lebih senang nonton episode-episode pendakiannya sih. Karena ku suka dengan kegiatan seperti daki gunung, kemping, atau pun perjalanan yang tidak biasa. Tapi, ku senang nonton saja lho ya, bukan kegiatannya. Di mimpi saja, ku enggak ngarep mimpi mendaki gunung. Kemping pun, model kemping yang seperti sekarang; glamping, bukan kemping yang menyusahkan diri.
4. YouTube Channel Tetangga Kamu – Daniel Mananta
Bincang santai Daniel Mananta, mantan Host MTV dan Indonesian Idol, dengan narasumber-narasumber berkelas, tentang perjalanan hidup dan spiritual narsumnya.
5. YouTube Channel Nex Carlos
Ho…ho…ho.., ini channel yang suka bikin ngiler dan pengen cobain rekomendasi kulinernya. Ku nonton channel YouTube Nex Carlos ini dari zaman editing sederhana, sampai sekarang editingnya bagus. Pasti tahulah ya siapa itu Nex Carlos.
6. Channel YouTube Herina Firdausi
Dengan tema kemping bersama keluarga – Family Camping, YouTube Channel Herina Firdausi ini layak ditonton bagi yang ingin melakukan kegiatan alam bersama keluarga. Ibu dua anak yang bersuamikan Pria Korea Selatan ini, detail mengulas tempat-tempat yang didatanginya.
Boleh Dong Dibaca: Blogging with Heart
Channel YouTube, Enggak Mesti Nonton Tiap Hari, Tapi Coba deh Sesekali Ditonton
7. Umii Gilby YouTube Channel
Perempuan Indonesia yang tinggal di Arab Saudi – Madinah. Ngevlog kesehariannya di Madinah dan Mekkah. Karena daku pernah umroh, nonton ini seakan flash back dan bikin kangen ingin kembali berumroh bersama keluarga, kalau diluaskan rezeki dan dimudahkan keinginannya.
8. Meet Nite Live
Channel Youtubenya News Metro TV. Acaranya tengah malam – live streamingnya. Tapi ku nontonnya keesokan harinya, siang. Lumayan, jadi tahu berita-berita, terutama berita yang banyak dibahas.
9. Lapor Pak – TV Program
Nah! ini channel yang bikin daku ketawa sendirian, ngilangin pikiran mumet. Tekton komedi para pelakonnya sudah dapat banget, meski kadang ada yang garing juga, tapi tetap bikin ketawa.
10. YouTube Channel Rudy Chen China
Pria Indonesia asal Medan, Sumatra Utara, yang tinggal dan bekerja di Beijing,Cina. Walau fokus nge-vlog tentang Cina dengan wisata, kuliner, dan kehidupan sehari-hari orang Tiongkok, Rudy juga suka ngevlog tempat-tempat menarik di negara lain, seperti beberapa episodenya ngulas tentang Iran. b
11. YouTube Channel Ria SW
Channel wisata kuliner pertama yang kutonton serius.
12. YouTube Channel Pindah Berkala – Afgan Fazi Handoko
YouTube yang ngebahas traveling yang fokus ke kemping mandiri, berbujet murah.
13. YouTube Channel Camping – Fish13
Sebenarnya, ada banyak channel YouTube luar negeri yang aku tonton, tapi Yutuber Fish13 ini menarik buat ku, karena episode-episode kempingnya tuh membuat daku berdecak kagum, pengen kemping dengan peralatan seperti yang dia punya. Di negaranya, Korea Selatan, Fish13 ini merupakan Youtuber senior (sudah dari tahun 2012) dengan pendapatan miliaran setiap tahunnya, serta endorsement termahal.
Dibaca Dong: Menikmati Hidup sebagai Freelancer
YouTube: Menambah Wawasan dan Literasi Digital
14. Sepulang Sekolah – Koiyocabe
Channel YouTube favorit yang menurutku bikin kita pintar. Ada saja episode yang membuat kita menambah informasi, dapat pengetahuan yang baru. Apalagi hostnya, Koi, ngebawainnya dengan gaya yang santai, dengan aksen yang bikin senyum.
15. Bocor Alus – Tempodotcom
Siniar yang dipandu oleh jurnalis-jurnalis Tempo. Episode yang disajikan selalu On the Top.
16. Put Bal – Putar Balik Pandji – Ustad Felix Siauw
Kata Pandji, pemilik channel ini, suatu konten yang ditujukan untuk orang-orang yang enggak belajar agama – Islam dengan benar di masa kecil, yang enggak punya sosok sebagai panutan untuk belajar agama.
17. Jeda Nulis – Habib Jafar
Menggunakan pendekatan dakwahtainment (dakwah Islam dan hiburan), channel YouTube ini dihost oleh Habib Husein Ja’Far Al Hadar.
Mengapa Channel YouTube Favorit untuk Perempuan Usia 50 Tahun Plus?
Daku, mulai rutin nonton YouTube itu kala pandemi COVID-19 melanda Indonesia, tahun 2020. Nyaris dua tahun kegiatan banyak di rumah, kalau enggak diisi dengan hal-hal yang bermanfaat, apa enggak bikin stres, ya kan?
Awalnya Mas Iwan sih yang suka cerita tentang YouTube yang ditontonnya, trus ngajakin daku untuk nonton bareng. Ku ingat banget, pertama yang ditonton itu Channel YouTubenya ustad Nuzul Dzikri, dan Mari Life. Setelah itu, jadi ketagihan nge-yutub, dan mulai mencari-cari channel yang menarik, dan sekarang ada 17 channel YouTube Favorit.
Untuk perempuan berusia 50 tahun ke atas (tahun ini ku berusia 55 tahun), selain sebagai sarana hiburan, nonton YouTube itu bisa membuat pikiran tetap aktif, belajar gratis, edukasi secara mandiri, dan pastinya meningkatkan literasi digital, apalagi kalau kita fokus berkegiatan di bidang kepenulisan. Kenapa gitu? Karena bisa tema-tema yang dibahas di channe[-channel tersebut, menjadi ide menulis seperti yang kutuliskan sekarang ini.
Membaca, Menulis, dan juga Menonton itu bisa meningkatkan kualitas hidup terutama bagi orang-orang berusia 50 tahun ke atas, orang yang umurnya menuju pra lansia dan lansia. Dengan ketiga hal tersebut, setidaknya bisa menghindari diri dari penyakit Demensia, yang ditakuti orang berusia lanjut. Kenapa Demensia? Kapan-kapan deh, daku tulis, berdasarkan pengalaman temanku yang punya orang tua dengan demensia.
Sambangi juga media sosial daku ya
Saya pun lebih sering lihat channel YouTube juga walaupun saya belum 50 tahun, hampir 50 tahun. Karena bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Saya lebih sering lihat channel Bu Aisya Dahlan, channel jalan-jalan yang eksplore kuliner dan pemandangan alam Indonesia. Daniel Mananta sesekali, Dedi Corbuzer juga
Dari ke-17 chanel Youtube rekomendasinya Mba Indah saya hanya familiar sama Daniel Tetangga Kamu dan Raditya Dika. Mereka menarik sih konten-kontennya. Jadi nggak bosen buat ditonton. Apalagi Daniel Mananta cukup bagus jadi host dan menarik kalau podcast bareng para narsum baik dari artis atau publik figur lainnya
Wah beberapa channel favorit kita sama nih.. untuk saya sekarang top of mind di raditya dika .. karena algoritma clippernya nyampe terus ke saya
kalau aku jujur jarang banget juga nonton channel youtube, mbak. biasanya aku nonton kalau ada potongan video viralnya di tiktok hihi atau malah kadang cuma nonton potongan video aja walau sebenarnya kurang bagus sih soalnya kadang kalau potongan video itu tidak menggambarkan keseluruhan isi video
Saya jarang nonton youtube. Paling buka youtube kalau nyari informasi aja. Sama kalau buat lihat video olahraga. Ternyata banyak channel menarik yang bisa ditonton ya…
Ngeliat ini rasanya seperti sedang membuka buku panduan gaya hidup digital yang sangat lengkap deh ya! Di tengah banjir konten yang sering kali membuat kita bingung memilih, daftar ini hadir sebagai filter yang sangat personal dan fungsional.
Dan tidak hanya fokus pada satu tema, tapi merangkum spektrum yang luas—mulai dari konten parenting, masak-memasak, beauty, sampai manajemen keuangan dan pengembangan diri.
Pemilihan channel ini mencerminkan kebutuhan perempuan modern yang ingin tetap up-to-date sekaligus terinspirasi dalam menjalankan berbagai peran setiap hari. Tulisan ini beneran jadi “harta karun” buat siapa pun yang ingin mengisi waktu luang dengan tontonan yang punya isi dan memberikan dampak positif bagi keseharian. YouTube memang bisa jadi sekolah gratis kalau kita tahu siapa yang harus ditonton!
Kemarin-kemarin saya biasanya nonton Podhub nya Vidi Aldiano dan Dedy Corbuzier setiap Sabtu pagi. Sekarang pas udah ga ada, sering nya pindah ke podcast Bang Raditya Dika, insightfull sih, tapi dibawakan dengan santai, jadinya enak ditonton.
Dari 17 podcast ini saya tertarik ke salurannya ustadz Muhammad Nurul Dzikri. Next coba intip ah kajiannya, insyaAllah bermanfaat, ya
Saya jarang banget nonton youtube. Kalau chanel yg saya ikuti dulu ada podhub mbak. Cuma sekarang kalau buka youtube suka nontonin animal di discovery chanel kalau nggak dengerin musik aja.
Kalau channelnya bang radit kadang² aja kulihat, kalau pas lagi bintang tamunya menarik. Heheh.. cuma rata² channel bang radit emang lucu, jadi ngundang tawa dan ngilangin jenuh. 🤭
Totontonanku masuk liat ka dika ka riansw sama yg camping, jabib jafar . Kalau ka dika ya obrolan nya auka kasih ilmu baru hehe , berikut ka ria sw uhmm sneng bangeut makannnya happy aja liatnya . Trrus yg camping kaya satisfied aja gitu hehe bener ga sih
Banyak banget list tontonan channel YouTube nya 🤩🤩🤩 nomor satu, aku suka sempatkan nonton. Nomor dua, Raditya Dika dan Fiersa Bestari dua channel wajib yang sering ku tonton karena secara tidak langsung nambah wawasan juga.
Lainnya, menarik sih, ada Nex Carlos pula. Bahkan Daniel Mananta emang oke banget dia. Bahasannya, public speaking nya.
Setuju, menulis dan membaca juga nonton video panjang, punya banyak manfaat.
Seru banget baca list-nya! 😄 Jadi kayak diingetin lagi kalau YouTube itu bukan cuma buat hiburan, tapi juga bisa jadi “teman” sehari-hari, mulai dari cari inspirasi, self development, sampai sekadar healing lewat konten yang kita suka.
Aku juga relate sama konsep pilihan channel yang beragam, karena memang perempuan biasanya punya banyak interest, jadi nontonnya pun nggak satu jenis aja. Kadang butuh konten yang ringan, kadang juga yang lebih deep dan inspiratif. Memang sekarang banyak channel yang fokus ke pengembangan diri, motivasi, sampai lifestyle yang bisa bantu perempuan jadi lebih percaya diri dan berkembang
ternyata beberapa channel youtube diatas sudah pernah saya nonton, Mbak. walau tidak rutin. Di antaranya Radika Dika, Firdha Fordusi, Lapor Pak paling sering, daripada nonton di TV yang lama banyak iklannya hahaha. Daniel Mananta juga sering. Dan kayaknya Bocor Halus juga pernah.
Kalau saya suka nonton channel jalan-jalan. Dari naik kereta, pesawat, sampai naik kapal laut. Saya suka nonton Nugroho Febrianto, Ahmad Wildani, Roadtrip Indonesia, juga Pergi Keluar. Nah, kalua ibu saya justru suka nonton Jejak si Gundul dan Santo Sapi hahaha.
Aku lebih suka nonton channel YouTube yang berisi hiburan. Apalagi yang bikin ketawa-ketiwi gitu. Aku nggak akan skip. Lapor Pak apalagi. Hehehe….
Tapi, belakangan aku lgi suka nonton channelnya Habib Jakfar.
Waaah banyak juga mbaa 😍😍. Duluuuu pas pandemi aku juga sering tuh nontonin beberapa podcast trutama yg kuliner yaaa. Kayak ikutan ngiler jadinya 😄.
Cuma kalau skr ini, aku lagi off nontonin YT, dan beralih ke IG kalau memang mau cari info ttg traveling atau kuliner. Atau langsung cari di blog para traveler. Ntah kenapa menonton video YT yg lumayan panjang, aku mulai ga sabar mba. Anehnya kalau Drakor sukaaaaa. Pdhl sama2 dalam bentuk video kan.
Palingan sesekali nonton YT, yg berbau komedi, kayak C8 podcast, itu juga yg segmen indi barends doang 😄. Kocak banget dia soalnya
Kalau menonton di youtube perlunya memilih channel yang gak hanya menghibur, tapi juga bermanfaat ya Mak Indah, sehingga inilah jadinya pilihan yang tepat.
Apalagi untuk yang sudah berumur ya, pastinya jadi tontonan yang bisa menambah insight juga
Waaah gak nyangka, bu Indah ternyata salah satu penonton channelnya Sepulang Sekolah juga yaaa, hehehe. Ini salah satu channel yang paling sering aku tonton mbak, biasanya di pagi hari sambil sarapan, kala bersiap berangkat kerja. Memang betul, disini banyakkkk banget informasi dan ilmu baru, dan bisa sambil makan ndengerinnya, hehehe
Aku mau rekomendasi 2 channel lagi si buat bu Indah :
1. Hirotada Radifan. Coba deh tonton TC (Teman Cerita) bu, ini semacem cerita2 horor gitu… tapi pembawaannya asyikkk. Dijamin kalo udah nonton sekali, bakal keterussaaaann.
2, Alam Semenit. Ini channel flora & fauna yang bagus bangettt. penjelasannye detil, tapi gak bosenin. Cocok buat nemenin waktu sebelum tidur, hihihi
Tidur mendengkur, bangun jam delapan
Tiba-tiba ada wong lanang
Sebelum tidur, dikala sarapan
Nonton youtube bikin hati tenang
Dari 17, yang suka ditonton podcast Raditya Dika. Narasumbernya bagus-bagus.