Dua minggu lebih ngak posting, lagi kram otak 🙂

Maklum masuk pagi, jadi segala-galanya serba terburu-buru. Termasuk buru-buru pulang.

Sekarang ini belum ada ide mau nulis apa. Ada sih sebenarnya, tentang bioskop Megaria yang mau dijual. Duh tuh bioskop banyak banget kenangannya. Secara pertama kali nonton bioskop dibawa Bapak ke Megaria, trus sewaktu sering liputan, bareng-bareng teman-teman liputan, plus waktu jaman-jamannya lagi seneng pacaran…he…he…

Tapi, setelah nulis sedikit mati ide, yah sud…disimpan dulu di draf. Sekarang mending nulis tentang kabarnya kak Lily aja, yang lagi punya permintaan aneh 🙂

Dua minggu yang lalu, untuk pertama kalinya, Lily kehilangan dua gigi depan dibagian bawah alias tanggal. Jadi sekarang ompong deh. Karena takut sama dokter gigi, Lily ngak mau giginya dicopot di dokter. Untungnya ngak bermasalah apa-apa dan sukses copot dua-duanya.

Sewaktu copot, menuruti nasehat Inanya, sewaktu kecil kalau gigi bawah copot, maka dilempar keatas dan satunya disimpan dibawah tempat tidur, Lily pun menuruti nasehat itu. “Memangnya kenapa Na, kok dilempar keatas,” tanya Lily. “Biar cepet tumbuh,” jawabku, ngak nyambung banget kan 🙂

“Trus satunya kenapa musti disimpen dibawah bantal,” tanya Lily lagi.

“Biar kak Lily, bisa ketemu sama peri,” jawabku, masih tetep ngak nyambung, yang penting pertanyaan terjawab.

“Jadi peri itu memang ada ?,” tanya Lily keukeh.

Ibunya garuk-garuk kepala. Sambil dalam hati berkata : “Kenapa juga jawab seperti itu, kalau dapat pertanyaan baru.”

“Ntar Ina tanya sama Ompung Guru, peri ada atau ngak,” kataku mengakhiri pertanyaan.

Itu waktu giginya copot. Nah beberapa hari yang lalu, gara-gara lihat Dakota Fanning, pakai kawat gigi atau behel atau bahasa kerennya braces di majalah Bobo. Dengan entengnya Lily bilang :

“Na, aku mau pakai kawat gigi dong.”

“Pakai behel……??!! Buat apa.”

“Ya biar cantik.”

*Ampun deh, pikir Ibunya.

“Pakai behel itu sakit nak, bukannya jadi cantik. Dulu waktu kecil Ina pernah pakai dan tau ngak rasanya ? Ngak bisa makan !,” jelasku.

“Tapi ini Dakota, cantik kok pakai behel,” kata Lily keukeh.

“Tapi kalau makan dia kesusahan,” jawabku ngak kalah keukeh.

“Pokoknya aku mau pakai behel,” ucap Lily keras kepala.

“Yah sudah, nanti kita tanya ke dokter gigi, boleh ngak seumur kamu pakai behel. Lagian kalau ompong mana bisa pakai behel.”

“Yah udah, pakai gigi palsu aja deh.., biar ngak ompong.”

HAH…. ibunya cuma bisa manggut-manggut.

Pusing deh. Setelah waktu itu minta miniset, sekarang Lily minta pake behel. Jaman ibunya kecil dulu, pakai behel aja musti kejar-kejaran dulu di rumah sakit, karena takutnya. Dunia ini cepat berubah yah.

Kalau dulu, …halah, kenapa aku jadi seperti si Mama yah, yang kalau marah suka ngebanding-banding, jaman beliau dulu dengan jamanku, yang jelas-jelas jauh berbeda. Lebih baik, mikirin bagaimana cara meredam keinginan Lily. Btw, ada yang punya pengalaman pakai behel sekarang ngak ? kalau dulu kan harganya masih murah, dengar-dengar sekarang harganya bisa jutaan yah ?

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Mengapa Harus Sekolah Favorit atau Sekolah Unggulan?

Mengapa Harus Sekolah Favorit atau Sekolah Unggulan?

"Mengapa harus pontang-pontang memilihkan sekolah favorit bagi anak? Bukankah lebih bagus menyiapkan anak agar kelak menjadi murid favorit di sekolah manapun" - Abdul Cholik (Blogger, Penulis Buku) Postingan ini tercetus dari status Facebook Pakde Cholik, seorang...

read more

Laksana Mata Hati

    Hari ini, harimu. Dalam setiap hembusan napas, merindukan dirimu. Dalam setiap bait doa terselip namamu. Dalam setiap langkah, terjejak wajah dan senyummu. Berharap kelak tercapai semua impian, Negeri seberang yang menjadi dambaan. Duhai mata hati,...

read more

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories