Kayak Pacaran Aja…..

Sudah beberapa hari ini Kak Lily sibuk berlatih menyanyi lagu “Himne Guru”, buat acara perpisahan TK Bani Saleh I di Taman Buah Mekarsari, Bogor, Sabtu tanggal 17 Juli 2006. De’ Kayla juga ikutan bernyanyi meski dengan kata-kata yang belum jelas, seperti ini :

Lily : Semua baktimu akan kuukir didalam hatiku….
Kayla : ku…ku…ku…(dengan mulut agak dimonyongkan)
Lily : Engkau bagai pelita dalam kegelapan….
Kayla : la….la….la….wuh…..wuh…wuh (kalau ini asli gak tau motong dari kata yang mana)

Kayla memang lagi seneng ngikutin semua gerakan kakaknya. Kakaknya nyanyi dia nyanyi. Kakaknya mewarnai, dia ikut juga mewarnai. Karena itu kita julukin Kayla, The Copycat..he…he…

Sambil melihat anak-anaknya sedang beraksi, Ibu minta dibikinin mie kuah sama Ayah. Waktu mienya sudah selesai, Ibu bilang sama Ayah : “Terima kasih yah sayangku…..”

Tiba-tiba Lily nyeplos ngomong : “Ih kayak pacaran aja, ngomong sayangku…”

Mendengar itu, Ayah dan Ibu tertawa. Kata Ayah, kayak tau aja orang pacaran. “Kalau masih kecil belum boleh pacaran. Nanti kalau udah kerja.”

“Kalau udah selesai kuliah yah,” kata Lily sambil ngitungin jari tangannya. (Ini asli gak ngerti maksudnya apa, mungkin berpikir kira-kira berapa tahun lagi)

Lily memang jarang melihat kemesraan Ayah dan Ibunya. Meski itu hanya sekedar ucapan sayang, cium pipi, pelukan, wah gak banget deh buat Ayah dan Ibu. Yang lebih sering sih, anak-anak yang dicium dan dipeluk. Entah kenapa, Ayah dan Ibu memang satu pikiran, cinta tak perlu diungkapkan dengan kata-kata….halah 🙂 (Gak banget deh, kata anak gaul…he…he…)

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

read more

Ibu, Cinta Tanpa Akhir

By Iwan Fals Ibu Ribuan kilo jalan yang kau tempuh Lewati rintang untuk aku anakmu Ibuku sayang masih terus berjalan Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah Seperti udara... kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas...ibu...ibu Ingin kudekat dan menangis di...

read more

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories