Sudah dua hari ini, gw melihat dua ibu yang membawa dua anaknya naik Transjakarta jurusan Pulogadung – Harmoni. Pertama, seorang ibu yang membawa anak sekitar 4 atau 3 tahun dan 1 tahun, yang masih menyusui. Kedua, seorang ibu yang membawa anaknya yang berumur sekitar 2 tahun dan satu tahun.

Kalau ibu yang pertama, gw perhatiin sepertinya sudah mandi. Ibu yang kedua, yang jelas belum membasuh mukanya terutama muka anak-anaknya, karena anaknya yang paling besar masih ada sisa-sisa air liur di pipinya 😀

Sebenarnya ngak terlalu menarik, kalau saja ibu-ibu itu layaknya orang yang bekerja atau akan mengantar anaknya ke sekolah. Tapi berhubungan ibu-ibu itu, pakaiannya biasa-biasa saja (satu pakai daster, satunya lagi pakai celana pendek dengan atasannya kaos), gw jadi perhatiin mereka.

Gw jadi berpikir, mau ngapain yah mereka pagi-pagi itu ? Kan kasihan anak-anak diajak pergi (naik bis lagi) pagi sekali (belum ada pukul 6). Anak gw aja waktu ditinggalin berangkat kerja masih tidur dengan lelapnya.

Bukan buruk sangka, tapi apa mereka ini yang akan menjalankan “tugas” sebagai pengemis di lampu-lampu merah ? Mudah-mudahan saja, anak-anak itu ikut ibunya untuk bekerja yang benar (di pabrik, misalnya) atau menjaga warung, menggantikan bapaknya.

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Tentang Mainan dan Tas

Nama tempatnya SKI atau Sumber Karya Indah Katulampa di kawasan Banterkemeng, Bogor, Jawa Barat. Tapi tempat ini lebih dikenal dengan T A J U R.Di lokasi ini, ada tempat permainan untuk anak-anak seperti flying fox, wahana ikan, mobil-mobilan atau ayunan. Ibu-ibunya...

read more

Berbagi Cerita

Disuatu majalah wanita yang tiap hari Senin beredar, saya membaca tentang kekuatan pertemanan, hal yang selama ini sering saya anggap enteng.Kenapa enteng ? Karena saya tipe orang yang takut menjalin hubungan akrab dengan orang/seseorang. Saya takut kalau sudah...

read more

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories