Aku Bisa !

Beberapa waktu lalu, Ibu pernah curhat tentang de’ Kayla yang belum begitu lancar bicaranya, beda dengan kak Lily yang umur satu tahun udah cas-cis-cus, kayak petasan banting. Dan benar juga kata Tante Dewi, Tante Nurul, Bunda Lyla, Tante Retma, Mama Raushan, Tante Leili, Tante Kiky, dan Ummi Iman, tiap anak berbeda-beda dan pasti ada saatnya de’ Kayla akan lancar bicaranya.

Sekarang ini, Alhamdulillah, de’ Kayla sudah makin banyak perkembangan kata-katanya. Bisa dibilang sudah hampir seminggu ini, setiap ada orang ngomong pasti diikutin dan kalau dipasangin lagu-lagu dia mulai suka ikut bernyanyi meski terpatah-patah. Ada tiga lagu yang de’ Kayla sering ikuti. Lagu Topi Saya Bundar, Naik Kereta Api, dan Cicak-cicak di Dinding.

Gak hanya mengikuti ucapannya, gaya yang menyanyikan juga ditiru habis sama de’ Kayla. Kalau lagi nyanyi Topi Saya Bundar, de Kayla ikutin seperti ini : Pi aya endar…. Endar pi aya. Awau idak endar, utan pi aya …. he..he.. Trus ntar sambil gaya pegang-pegang kepala seperti pakai topi. (Sayang kamera dibawa Ayah yang lagi training jadi foto-fotonya belum bisa diupload)



Hampir sama, kalau lagi nyanyi Naik Kereta Api, yang paling jelas terdengar kata-kata tut…tut…tut.. langsung menirukan gaya kereta api, dengan memegang bahu belakang Ibu, de’ Kayla nyanyi : Aik eta epi, tut…tut…tut Apa ndak uyut. Andung…babaya… aik ecuma… Ayo, uyut…. 🙂

Selain itu, de’ Kayla juga sudah mulai suka ikutan sholat. Gak jarang, kalau lagi ikut sholat bareng, kalau pas sujud, de’ Kayla langsung duduk diatas punggung Ibu, Ayah, Mbak Iyah, malah pernah duduk di punggung kak Lily. Kalau udah begitu, jadi suka hati-hati, takut jatuh. Yah begitulah, kepandaian si kriwil sekarang ini. Satu yang belum bisa diatasi, emosi jiwa yah itu lho, masih suka nangis sambil jejeritan.

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

read more

Ibu, Cinta Tanpa Akhir

By Iwan Fals Ibu Ribuan kilo jalan yang kau tempuh Lewati rintang untuk aku anakmu Ibuku sayang masih terus berjalan Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah Seperti udara... kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas...ibu...ibu Ingin kudekat dan menangis di...

read more

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories