Mengadang Pusaran, Kisah Perempuan dalam Kekangan Zaman

Mengadang Pusaran, Kisah Perempuan dalam Kekangan Zaman
Sedikit cerita. Saya terlahir sebagai anak pertama dari lima bersaudara, dengan urutan tiga perempuan pertama, lalu anak keempat dan kelima adalah laki-laki. Terlahir dari orang tua suku Batak yang kuat memegang adat meski kami tinggal di ibukota negara, Jakarta. Dulu, saya tak paham dan suka menghindar jika Mama almarhumah mengajak anak-anaknya untuk ikut dalam acara-acara keluarga Batak. Bahkan ketika saya dan dua adik perempuan menjadi dewasa, siap menikah, Mama semakin sering mengajak kami u...
Read More