when 24 hours a day is barely enough

by Jun 7, 2010Curhat14 comments

Lagi nyobain Sticky Post 😀

Judul diatas copy paste dari postingan blog reporter Majalah Gadis. Iseng-iseng lagi browsing di sana, gue menemukan postingan itu, yang ternyata berasa banget dengan yang sedang gue rasakan.

Gue sering merasa bahwa waktu 24 jam rasanya kurang cukup untuk mengerjakan ini itu. Harusnya gue bisa mengerjakan atau mengedit naskah sesuai target, eh malah nggak kelar-kelar. Nyaris frustasi, karena deadline mepet.

Gue akui, sampai saat ini memang belum bisa fokus dan mengatur waktu sebaik mungkin untuk mengerjakan sesuatu. Gue terlalu ingin mengerjakan semuanya. Mungkin itu kali bedanya kerja di rumah sama di kantor.

Kalau di kantor, sudah ada tenggat waktu untuk kerja, di rumah ? Waktu rasanya berkejaran. Belum kelar kerjaan yang satu, tau-taunya kerjaan yang lain menunggu. Belum lagi urusan anak-anak yang suka bikin heboh, padahal kita butuh ketenangan untuk kerja.

Kerja di rumah memang harus ada manajemen waktu yang tegas, kalau nggak. 24 hours a day is barely enough 🙂

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Todo Sobre Mi Madre

"Peluk Mama, nak, peluk. Mama kedinginan." "Jangan menangis, Mama nggak suka lihat orang menangis!" ------ Ma, apa kabarmu sekarang? Sudahkah bertemu dengan Bapak di sana? Mama pasti senang sekarang bisa kembali bersatu dengan Bapak. Ma, rindukah kau kepada kami,...

read more

14 Comments

  1. fety

    menurut fety bukan masalah perasaan 24 jam itu kurang, mbak juli, tapi lebih kepada pertanyaan dasar, bagaimana kita membuat 24 jam itu pas untuk kita. *yang juga masih belajar*

    Reply
  2. fety

    menurut fety bukan masalah perasaan 24 jam itu kurang, mbak juli, tapi lebih kepada pertanyaan dasar, bagaimana kita membuat 24 jam itu pas untuk kita. *yang juga masih belajar*

    Reply
  3. achoey

    Kadang saya pun merasa 24 jam itu masih kurang
    Bahkan kadang berpikir seandainya saya punya dua tubuh
    tapi tetap saja yang harus kita cari adalah solusi yang masuk akal

    🙂

    Reply
  4. achoey

    Kadang saya pun merasa 24 jam itu masih kurang
    Bahkan kadang berpikir seandainya saya punya dua tubuh
    tapi tetap saja yang harus kita cari adalah solusi yang masuk akal

    🙂

    Reply
    • indahjuli

      huahaha, dua tubuh belum tentu solusi terbaik ya, kang 🙂
      thanks sudah memberi tanggapan.

      Reply
  5. kasma_maret

    benar banget klo kita ga memanej waktu dengan sebaik mungkin, maka akan terbuang sia-sia waktu yg ada

    Reply
  6. farus

    semoga bermanfaat
    salam bloger

    Reply
  7. zee

    Jelas 24 jam itu gak akan cukup. Apalagi buat saya yang bekerja tapi juga ingin cari pendapatan lain.

    Reply
    • zee

      Manajemen waktu memang gak gampang ya. Apalgi klo udah di rumah, justru manajemen waktu jd berantakan karena ada anak yang terus menggerecoki.. 🙂

      Reply
  8. Dadot

    Jangankan bagi pekerja, bagi siswa pun masih amat sangat kurang

    Reply
  9. Dadot

    Jangankan bagi pekerja, bagi siswa pun masih amat sangat kurang

    Reply
  10. tukangecuprus

    Yang penting time management kok.

    Reply
  11. dinot

    Setujuhhhh … I wish there is 72/7 instead of 24/7 hehehe … Sok kuat kerja kalipun

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories