Persiapan Musim Hujan: Waspada Nyamuk!

Persiapan Menghadapi Musim Hujan

Persiapan Menghadapi Musim Hujan. Β Setiap musim hujan datang, saya selalu merasa was-was. Ya banjir. Ya penyakit. Ini yang suka menguras perasaan dan tenaga. Padahal ya, sudah melakukan persiapan musim hujan seperti:

  • Jaga kebersihan lingkungan rumah, karena lingkungan akan terasa mudah kotor dan cepat terjangkit penyakit.
  • Makan makanan yang sehat dan teratur
  • Menyiapkan payung atau jas hujan saat akan bepergian
  • Mandi langsung dengan air hangat jika terkena hujan untuk menghindari pusing.

Tapi, anak-anak gampang banget ketahanan tubuhnya tersenggol di saat musim hujan. Batuk, pilek, dan demam, itu deh tiga penyakit yang sering dialami anak-anak.

Bahkan pernah tiga anak dalam waktu yang berdekatan mengalami panas tinggi hingga 39 derajat celcius. Stress pastinya.

Khawatir kalau anak-anak terjangkit virus deman berdarah (DBD), tiga hari mereka tetap panas tinggi sudah saya bawa ke dokter untuk diperiksa. Biasanya kalau mereka demam, setelah saya kasih obat penurun panas, menunggu hari ke-4, kalau tidak ada perubahan baru saya bawa ke rumah sakit.

 

Musim hujan memang harus diwaspadai.

Saat memeriksakan anak-anak ke dokter, antrean panjang pasien bikin gigit jari. Mayoritas pasien dengan keluhan demam tinggi.

Ada juga yang sudah periksa ke dokter berkali-kali, tapi masih demam belum berkurang.

“Saya takut anak saya terjangkit Virus Zikka, Mbak,” kata seorang ibu saat kami sama-sama mengantre dokter.

Deg, perasaan saya galau. Memangnya Zikka sudah sampai Indonesia ya? Kata saya dalam hati.

Iya, saya kudet memang dalam hal itu. Saya orangnya parnoan kalau soal penyakit, jadi ada berita-berita yang seram, udah nggak mau baca.

Yang saya tahu kalau Zikka itu semacam virus dari nyamuk Aedes Aegypti. Dan virus itu adanya di Benua Afrika sana. Jauh dari Indonesia.

Ternyata … Zika ini sudah menyebar juga ke Indonesia!

 

Kenali Gejala Virus Zika

Jangan terperdaya dengan namanya yang cantik, Sahabat Blogger. Zika ini lebih mengkhawatirkan dari demam berdarah, walau sama-sama disebabkan oleh virus dari nyamuk Aedes Aegypti itu. WHO saja sudah menetapkan status waspada untuk penyebaran virus Zika ini. Kita pun harus waspada juga.

Apalagi gejala Zika ini nyaris mirip dengan gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu:

  • demam tinggi (berlangsung selama beberapa hari sampai 1 minggu
  • nyeri sendiri
  • konjungtivitis atau mata merah
  • sakit kepala dan
  • ruam

Bedanya dengan DBD, kalau sudah terjangkit Zika ini, virus bertahan lebih lama di dalam darah penderita dan dapat menyebar ke orang lain melalui gigitan nyamuk.

Ouch, serem kan πŸ™

Kewaspadaan kita mengantisipasi virus penyakit di musim hujan semakin tinggi.

 

Persiapan Menghadapi Musim Hujan

Musim hujan memang identik dengan penyakit seperti ISPA, Diare, Deman Berdarah dan sekarang, Zika.

Yang saya tahu nih, untuk mencegah virus Demam Berdarah dan Zika yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Agepty, kita bisa mengantisipasinya dengan cara:

  • Rumah yang kita tinggali memiliki pendingin/penjernih ruangan (air purifier) atau tirai pintu dan jendela yang dapat mencegah nyamuk masuk ruangan.
  • Kalau tidak punya alat pendingin, gunakan kelambu pada tempat tidur
  • Gunakan baju dan celana berlengan panjang
  • Kalau misalnya Sahabat Blogger bepergian ke daerah penyebaran virus Zika, segera lakukan tes virus Zika saat kembali. Terutama perempuan hamil. (sumber: www.alodokter.com)

Ternyata ya, yang paling atas untuk pencegahan virus Zika dan DBD itu, disarankan rumah yang kita tinggali memiliki pendingin atau penjernih ruangan.

 

Lakukan Persiapan Musim Hujan Datang dengan Air Purifier with Mosquito Catcher SHARP

Jadi teringat kalau kemarin itu ditawari Air Purifier With Mosquito Catcher dari SHARP. Bisa jadi senjata untuk melawan nyamuk Aedes Agepty!

 

Persiapan Menghadapi Musim Hujan

 

Mupeng punya Air Purifier ini yang aman karena bahan-bahan yang digunakannya bukan bahan berbahaya atau kimiawi. Apalagi untuk Sahabat Blogger yang sudah berkeluarga dan punya anak, produk ini cocok banget, karena bahannya tidak beracun, aman buat manusia terutama buat bayi dan anak-anak.

Menurut saya, tiga hal penting Air Purifier with Mosquito Catcher yang membuat saya ingin memilikinya, adalah:

  • Menghilangkan bau tidak sedap seperti bau asap, bau rokok, bau apek, dan aroma tidak sedap lainnya dengan Plasmacluster Generator Ion.
  • Menghisap dan menyaring semua debu, kuman dan partikel berbahaya melalui Air Purifying dengan kombinasi HEPA Filter + Coanda Airflownya.
  • Menangkap nyamuk dan melindungi dari bahayanya dengan lima tahap efektif perangkap nyamuk seperti: Sinar UV, disain celah masuk yang ideal untuk nyamuk, aliran udara dan daya hisap yang kuat, warna hitam sebagai pemikat nyamuk, dan lembar lem perekat yang kuat.

Pepatah mengatakan, sedia payung sebelum hujan. Lebih baik mencegah dari pada sudah terkena baru repot-repot mengatasinya.

Kita nggak boleh pasrah saja dengan dalih karena kehendak Yang Di Atas. Tuhan juga ngasih kita pikiran cerdas untuk melakukan hal-hal yang memang perlu kita lakukan.

 

Persiapan Menghadapi Musim Hujan

 

Menjaga kesehatan itu penting. Apalagi jika musim hujan tiba. Lakukan persiapan musim hujan sejak sekarang.

Sayang anak dan keluarga itu nomor satu. Ngilu rasanya kalau lihat anak sakit. Rasanya ingin memindahkan penyakit itu ke tubuh kita, ya tapi emoh juga tho πŸ™‚

Ibu dilarang sakit biar anak-anak terjamin segalanya.

Sahabat Blogger sudah punya Air Purifier Mosquito Catcher ini? Sharing dong pengalaman menggunakannya.

By Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

35 comments

  1. Waah aku udh lama masukin air purifier sharp ini, tp belum kebeli2.. Waktu itu mikirnya nunggu bonus. Bonus udh masuk, malah beli yg lain hahahah :D. Pdhl keren nih memanng mba. Musim hujan gini aku sekeluarga aja pada sakit msh blm sembuh2

  2. Nyamuk memang bikin jengkel, fentilasi sudah ditutup pun sang mosquito tetep aja nongol. Ngiler banget pengen punya Air Purifier With Mosquito Catcher….

  3. Ini penting banget! Apa lagi seminggu terakhir ini rasanya populasi nyamuk meningkat gila! Rumahku biasanya nyamuk cuma 1-2 ekor, semigguan ini puluhan… atau ratusan? Raket nyamukku aktif kembali πŸ™‚

  4. Saat musim hujan kebanyakan orang akan malas minum air karena tidak merasa haus. Padahal tubuh memiliki batas cairan tubuh yang harus dipenuhi setiap harinya. Jika kondisinya tidak terpenuhi, maka tubuh akan mengalami dehidrasi yang berujung pada gangguan kesehatan.E

  5. Makasih tipsnya kak Indjul, wah mosquito catchernya masuk wishlist ni. Semoga sehat2 ya semua. Aaamiin.

  6. boleh juga nihhh punya air purifier
    lebih baik mencegah daripada mengobati :*

    makasi infonya mbaaa
    salam kenal πŸ™‚

  7. Wah keren Air Purifier ini, bisa menghilangkan bau asap rokok.
    Cocok buat ruangan yang kadang ada perokok bandel, πŸ™‚

  8. Hujan setiap hari begini memang menjaga kesehatan yang paling utama. Rumahku dekat pasar, rada cemas juga sih kalau ada orang rumah yang lagi drop tubuhnya lalu terserang (amit-amit) DBD. Ikut mupeng juga dengan Air Purifier yang dijabarin di atas hehehe.

  9. mbaaaak…
    Emang sekarang musimnya labil banget yah, kalo di Bandung sih pagi bisa panaaas banget, tapi sorenya hujan badai gitu…akh aku pun jadi kebawa labil! *padahal mah labil emang sudah jadi sipatku muahahaha*

    Aku pengen jugaaak beli Sharp Air Purifier ini mbak, nyamuk di rumahku pada ganas banget soalnya!

  10. Di daerahku kalau udah masuk musim penghujan siap siap deh punya kulit bermotif polkadot hahaa.
    Nyamuknya nyeremin, berbagai obatpun ga mempan

  11. Ibu sakit, keluarga repot ya mbaaa.. Wajib banget punya sharp mosquito catcher ini dirumah, selain membersihkan udara, nangkao nyamuk tanpa refot πŸ˜€ Aku dah ngerayu suami buat beliin nih hihihihi

  12. Yang paling aku bete kalau hujan itu nyamuk e mba. Hawanya emang adem tapi sarang nyamuk cepet banget -___-. Sampai aku kasih tirai banyak biar nyamuknya g ganggu kasian bentol2 huhuhu

    Btw, kalau pakai ini aman jadinya buat bayi sekalipun

Leave a comment

Your email address will not be published.