Krisis Paruh Baya: Kenali Tanda-Tandanya

by Jul 8, 2019Kesehatan28 comments

Kapan sih, orang bisa dikatakan tua? 40 tahun belum tua kan ya? Paruh baya, iya. Tapi kenapa sudah rewel saja sama hidup? Ya, mungkin sedang mengalami yang namanya krisis paruh baya.

Dr. Robi Ludwig, seorang psikoterapis dan penulis buku Your Best Age is Now mengemukan beberapa tanda jika kita mengalami krisis paruh baya. Yang di sini adalah sarinya saja sih, enggak semuanya.

 

Krisis Paruh Baya: Kenali Tanda-Tandanya

Santai ala Jelita di Le Mindoni Cafe Yogyakarta

7 Tanda Krisis Paruh Baya yang Sering Terjadi

1. Lebih sering berdialog dengan diri sendiri

Bukan ngomong sendiri ya. Beda itu. Berdialog dengan diri sendiri ini semacam melakukan refleksi. Ini sebenarnya bagus sih, hanya saja kalau kita lagi kena midlife crisis alias krisis paruh baya itu pertanyaannya lebih banyak yang beraura negatif. Kayak, “Kok hidup gue gini-gini aja ya?” Atau, “Ngapain aja sih kemarin nih? Umur sudah segini, kayak nggak berfaedah.”

Nah, siapa tuh yang suka nanya-nanya kayak gitu ke diri sendiri? Selamat, Anda baru saja merasakan krisis paruh baya.

2. Suka bingung juga sama diri sendiri

Sudah sukanya nanya-nanya pada diri sendiri, suka bingung juga sama diri sendiri.

Pertanyaan-pertanyaan sejenis, “Aku ini maunya apa sih? Nggak jelas banget.” akan banyak berseliweran dari hari ke hari. Kadang ya, gimana orang lain bisa paham sama kita, kalau kita sendiri bingung juga sama diri sendiri kan? Rasanya, jadi kayak anak usia labil lagi.

Nah, buat yang punya anak, masa-masa paruh baya begini biasanya juga sudah punya anak usia remajalah paling tidak. Dan ada enggak yang nggak pernah bertengkar sama anak? Coba sharing di komen ya.

3. Lebih susah tidur

Kalau yang tanda krisis paruh baya yang ketiga ini kita sudah bahas di beberapa gejala yang biasanya terasa saat kita masuk usia 40 tahun kemarin. Ini gejala yang umum terjadi sih. Jadi, nggak usah khawatir, banyak temannya.

Tapi juga harus diatasi. Soalnya kalau gangguan tidur ini dibiarkan saja, ya pastilah akan mengganggu kesehatan kita. Jadi, coba lakukan beberapa treatment ringan dan alami agar bisa membantu kita tidur cukup. Misalnya, kurangi stres. Nah loh. Malah susah ya? Ya tapi itu obat paling mujarab lo! Stres berkurang, tidur bakalan lebih mudah deh. Dijamin.

Yang lainnya, ya standar saja sebenarnya. Olahraga rutin, pertahankan pola makan sehat, dan seterusnya. Oh iya, bisa ditambah meditasi deh, untuk membantu tidur kita lebih lelap.

4. Merasa sudah kehabisan waktu

Memang, bertambah umur itu berarti waktu kita sudah berkurang. Tapi bukan berarti kita kehabisan waktu. Sebenarnya waktu kita tuh masih banyak lo! Hari-hari kita masih panjang, apalagi kalau kita selalu semangat menjalaninya. Bener nggak?

Tapi ya gitu deh. Yang namanya lagi krisis paruh baya. Sudah berasa paling tua sedunia. Paling lemah. Padahal ya enggak juga. Banyak yang lain yang usianya lebih banyak, dan lebih semangat lo!

 

Krisis Paruh Baya: Kenali Tanda-Tandanya

5. Makin bosenan

Bosen, passionless, dan susah merasa seneng, itu juga tanda-tanda krisis paruh baya. Yang satu ini kudu diwaspadai nih, karena kalau semakin parah bakalan menuju ke depresi.

Salah satu cara supaya kita jadi passionate lagi menjalani hidup–menurut saran dari Dr. Ludwig–adalah dengan melakukan satu dua hal di luar kebiasaan kita. Contoh, yang sudah bosen ngeblog, main IG, udah nggak semangat lagi, coba bikin podcast.

Nah, lagi seru tuh! Bikin podcast, cuap-cuap, direkam, lalu diunggah–biasanya sih pada pakai Spotify ya? Di Soundcloud kabarnya juga bisa ya?

 

6. Mulai resah (lagi) akan penampilan fisik

Kayak ABG, kita yang mengalami krisis paruh baya ini ribut lagi kalau ada jerawat nongol di wajah. Rewel juga kalau kulit wajah mulai kering. Gelisah saat garis-garis halus mulai menghias di sana-sini.

Selanjutnya, bisa ditebak. Belanja skin care! Ya enggak salah sih. Boleh banget belanja skin care, lalu ya sambil dirawat dari dalam dong. Kulit mengering, ya air putih ditambah. Sayuran dan buah-buahan dinomorsatukan untuk dimakan.

 

Krisis Paruh Baya: Kenali Tanda-Tandanya

 

7. Mulai cuek sama pendapat orang

Nah, kalau yang terakhir ini, baik atau buruk ya? Menurut Sahabat Bloger gimana nih, ini perubahan yang baik atau buruk?

Baik atau buruk, tapi ini juga tanda-tanda kita masuk krisis paruh baya lo! Jadi, ambil sisi baiknya saja. Kalau pendapat orang cuma asal nyinyir aja, ya buat apa didengerin kan? Tapi kalau pendapat orang itu bagus, dan bikin kita lebih baik, ya nggak ada salahnya juga untuk dipikirkan dan dipertimbangkan.

 

Nah, itu dia 7 tanda-tanda krisis paruh baya yang sering dialami oleh orang-orang yang mulai menginjak usia 40 tahun. Ada tanda-tanda lain yang pernah dirasakan oleh Sahabat Bloger yang sudah berusia 40 tahun atau di masa Jelita (Jelang Limapuluh Tahun), mungkin, yang belum disebutkan di atas?

Atau, jangan-jangan, belum 40 tahun, masih 20 – 30an, tapi sudah mengalami gejala-gejala di atas?

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Bau Mulut Saat Puasa? Jangan Dong!

Bau Mulut Saat Puasa? Jangan Dong!

Sebentar lagi bulan Ramadhan, Gengs. Sudah siap menjalankan ibadah puasa? Daku masih kurang satu lagi nih, batal puasa tahun lalu yang belum dibayar. Insha Allah, besok Kamis mau puasa pengganti. Oh ya, mau tanya nih, apa kira-kira yang paling dikhawatirkan saat...

read more
Ternyata Begini Cara Mencegah Obesitas dengan Kedelai

Ternyata Begini Cara Mencegah Obesitas dengan Kedelai

Berat badan tak terkontrol itu sepertinya problem sejuta umat manusia di dunia ini ya. Bahkan katanya nih, hal yang tabu ditanyakan kepada sosok perempuan, adalah yang berhubungan dengan berat badan. Belum lagi masalah berat badan dengan kesehatan, duh. Memang nggak...

read more

28 Comments

  1. @Zakia_id

    Alhamdulillah, saya gampang tidurnya 😀 *senengnyaaa
    Selalu ada alasan untuk bersyukur ya mak hehehe *menghiburdiri

    Reply
  2. Faradila Putri

    Yang terakhir kayanya agak positif sih mbak hehe. Asal ga cuek total yaa. Constructive criticism juga harus diperhatikan untuk memperbaiki diri. Oiya, emang rada-rada mirip gejala quarter life crisis ya hihi

    Reply
  3. Desri Desri

    hmm aku sambil baca terus dalam hati jawab, poin 1 aku, poin 2 aku sampe poin terakhir. Hampir sebulan ini sering merasa resah, khawatir, tapi bingung apa yang diresahkan jadi ujung-ujungnya sering ngomong sendiri sampe kebawa mimpi terus sambil tidur hatinya tuh berasa ngomonggggg terus mak, jadi gak nyenyak, mungkin ini tanda2 yang dimaksud ya…

    Reply
  4. lendyagasshi

    Aku ngerasa…ini bagian dari bertambahnya dewasa dalam berpikir gak sih, makpuh?
    Karena kalau masih remaja sampai awal menikah dulu kan…yang dipikirin hari ini dan hari esok, senang-senang, selfi-selfi.
    Hehehe…begitu uda ada anak yang beranjak besar, kayanya diri sendiri makin mudah untuk kembali eksis melalui karya deeh…bukan penampilan.

    Gitukah, makpuh?

    Reply
  5. Nia K. Haryanto

    Wah, aku nih udah mulai punya tanda-tanda ini. Sering dialog sama diri sendiri dan udah gak peduli pendapat orang. Dan sering bingung sama diri sendiri juga. Duuuh… gak kerasa ya. Rasanya baru kemaren deh masuk usia 30-an. Eh tahun depan si sulung udah masuk kuliah…

    Reply
  6. Suzannita

    Artikel ini jadi bahan pelajaran banget ya bagi para orangtua biar untuk menghadapi masa-masa tua nantinya

    Reply
  7. Novi

    Kok aku berasa ngalamin salah satu tandanya yaaa? Hahaha apa jangan2 aku udah termasuk krisis paruh baya? Wkwk yaudahlah yg penting happy kali yaaah mba

    Reply
  8. Mellisa

    Aku baru tau istilah “krisis paruh baya”, jadi kalau punya 7 tanda itu baru termasuk ke dalam krisis paruh baya ya kak? Ternyata kalau dibiarkan, bahaya juga ya bisa menyebabkan depresi.

    Reply
  9. Cilya

    Kok aku kadang suka mengalami semuanya ya .. pdhal belum 40th, wah tanda tanda nih ahaha

    Reply
  10. Demia KamiL

    salfok di foto paling atas ada teh Nchie hihihihi,
    waah harus waspada kayanya yaaa kalo saalah satu point di atas udah nampak huhuhuhu

    Reply
    • Indah Julianti Sibarani

      Hihihihi, itu pas Nchie main ke Yogya 🙂

      Reply
  11. Maya Rumi

    Aq nomor yg nomor 1, padahal baru 30 tahunan, duh jadi merasa terkena krisis paruh baya deh.

    Reply
    • Indah Julianti Sibarani

      Hahahaha, enggaklah, belum paruh baya, kan ada 7 tandanya.

      Reply
  12. Beautyasti1

    Siapapun akan mengalami masa krisis paruh baya ya makk.. lah kalau laki laki apa iya termasuk krisis paruh baya ga puber kedua di umur 40an? Hehehe

    Reply
    • Indah Julianti Sibarani

      Nah itu, mari kita tanyakan 🙂

      Reply
  13. Tori

    Wah ada yah krisis paruh baya ?? ak blum paruh baya tapi suka cuek sama pendapat org lain yg ga penting ??

    Reply
    • Indah Julianti Sibarani

      Hihihihi, setuju, pendapat orang lain yang nggak penting, anggap angin lalu ya.

      Reply
  14. Grandys

    wah aku baru baca banget soal krisis paruh baya ini. Karena aku masih sedikit mengalami life quarter crisis makpuuh hihi. Dan ternyata diusia 40 an ini ada krisis yang datang kembali, tanpa kita sadari ya. Semangat makpuuuh!

    Reply
    • Indah Julianti Sibarani

      Yuk yuk ah, menyemangati diri sendiri.

      Reply
  15. indah nuria

    sepertinya aku mulai mengalami hehehe..karena rajin beli skin care hehehehe. Yang pasti dinikmati dan disyukuri ya mbaaa.. Buatku kesehatan itu yang paling berharga sekarang

    Reply
    • Indah Julianti Sibarani

      Setuju banget sama Insav. Kesehatan itu yang paling penting dan berharga.

      Reply
  16. Elliza Efina - www.rajnikala.com

    Aku yang masih 20-an menuju 30 aja udah sering susah tidur di malam hari, Mak. Wkwkwkwkk~
    Ya kalo aku sih lebih dikarenakan waktunya tersita untuk maenan hape atau laptop, jadi kalo buat tidur lebih awal, misalnya jam 10 atau 9 gitu, agak susah, Mak. Huhuu 🙁

    Reply
  17. Luella Artistry

    Aku kadang suka mikirin kaya gitu mba hahaha.. pdhl umur belum 40.. tp itu klo pas lg down aja sih hahaha

    Reply
  18. Desi Namora

    Hmmm.. aq kecepatan kayaknya nih Kak. Udah ngerasain beberapa poin diatas,,, huhuhu itu baiknya gmn Kak? kalo dibilang semangat, mah semangat abis, tp kdg malah saking semangatnya gak pengen tidur dl. itu insomnia apa bukan kak? hehe

    Reply
  19. winda - dajourneys.com

    saya termasuk yang 1,2,4 dan 6 mbak hiks emang udah tua sih aku tu 🙁 jadi makin sadar waktu baca postingan mak jul hahahaa tapi ga apalah memang manusia sewajarnya menjadi tua ya asal semangat tetap muda 🙂

    Reply
  20. Farida Pane

    Aku tuh pertama punya anak pra abg emang shock bgt. Tiba2 berasa punya musuh di rmh. Ya ga sampe bertengkar sih. Cuma nih anak kok makin nyebelin ya. Tapi alhamdulillah fase begitu ga lama ya. Ga sampe setaunan udah nemu ritme komunikasi yg baru.

    Reply
  21. Lisa Maulida R

    Mbak Indah berusia jelita? Bohong ah.. Masih sweet seventeen kaliii 😉

    Reply
  22. Laila

    Alhamdulillah. Ternyata belum tua saia
    Hahahha

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories