Solusi Demam Anak ala Tiominar

by Jul 26, 2014Keseharian, Review17 comments

Mudik memang sudah menjadi tradisi bagi bangsa Indonesia, terutama pada hari raya besar seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.

Siapa hayo yang belum pernah mudik?

Kalau belum, sesekali deh ngerasain mudik, dijamin seru dan penuh kesan.

Dan seperti di postingan saya sebelumnya, http://www.indahjulianti.com/mudik-jangan-sampai-benjut/

Maka di Lebaran 2014 ini, kami pun melaksanakan ibadah mudik itu ๐Ÿ™‚

Tapi nggak seperti tahun-tahun sebelumnya, kalau mudik selalu ke Yogyakarta, kota kelahiran Mas Iwan, di mudik lebaran kali ini, kami mudik ke ibukota, Jakarta. Kok mudik ke Jakarta? Ya, karena sejak pertengahan Juni 2014 lalu, kami menetap di Yogyakarta.

Nah, perjalanan mudik ke Ibukota Jakarta ini, ceritanya seru banget. Kena macet total dan perjalanannya fantastis, selama 26 Jam. Bayangkan Yogyakarta โ€“ Bekasi yang normalnya ditempuh dalam waktu 13 jam, ini dua kalinya, 26 jam!

Untunglah anak-anak nggak uring-uringan selama perjalanan mudik tersebut. Selain karena kami memutuskan untuk sering berhenti untuk beristirahat,ย  anak-anak pun dibekali dengan buku bacaan dan kami orangtua harus merelakan gadget untuk dipakai anak-anak sebagai mainan. Yang penting nggak rewel ya.

Lelah, kuyu dan lesu pun menghampiri ketika akhirnya kami tiba di rumah Bekasi, setelah 26 jam perjalanan. Anak-anak terlihat capek banget, dan mungkin karena waktu tidurnya kurang, begitu bertemu kasur langsung tidur selama berjam-jam!

Yang agak bikin sedih tuh si bungsu Tiominar. Perjalanan mudik itu adalah yang pertama kalinya buat Tio naik mobil dan waktunya pun lama sekali. Dan, rasa lelah itu membuat badannya panas dan lemas. Kecapean pastinya.

Kalau anak sakit, orangtua mana sih yang nggak sedih, khawatir ?

Walau pun sakitnya hanya panas, kalau suhunya tinggi, tetap saja bikin khawatir kan?

Dibawa ke dokter? Enggaklah, saya bukan tipe ibu yang senang membawa anaknya ke dokter, selama masih bisa ditangani sendiri. Toh di rumah ada yang namanya kotak obat-obatan, yang menyediakan obat dan vitamin yang dibutuhi seluruh anggota keluarga. Termasuk vitamin dan obat untuk Tiominar.

Salah satu penghuni kotak obat ini adalah Panadol Anak Syrup (alcohol free), dengan rasa Rasberry, kesukaan Tiominar.

Pasti heran kan Panadol ada untuk anak-anak?

Selama ini tahunya Panadol obat sakit kepala, yang sering kita konsumsi kalau migren atau sakit kepala menyerang kan?

Panadol Syrup untuk anak-anak ini merupakan salah satu rangkaian obat pereda demam yang diproduksi oleh Panadol Indonesia. Panadol merupakan salah satu obat pereda rasa nyeri berbasis paracetamol.

Karena Tiominar usianya 5 tahun, maka saya memilih Panadol Syrup untuk anak dengan rentang usia 3 โ€“ 6 tahun. Dengan kemasan sirup ini, sebenarnya nggak membuat anak sulit minum obat lho. Apalagi banyak anak kan yang kesulitan minum pil atau tablet.

Kebetulan Tiominar bukan anak yang sulit untuk minum obat, apalagi kalau obatnya dalam bentuk sirup. Tinggal kita kasih sesuai takaran yaitu 1,5 sendok takar, Tiominar langsung meminumnya sendiri. Nggak perlu dibantu dan dibujuk.

Dan, sesuai petunjuk di kemasan Panadol Syrup, untuk anak dengan usia 4 โ€“ 5 tahun dosis yang dianjurkan 1,5 sendok takar itu diberikan 4 โ€“ 5 kali sehari. Insya Allah, demam mereda. Anak tidur tenang karena demam mereda, Ibu pun tenang.

Satu lagi ini, yang ada di kotak obat dan merupakan produksi Panadol Indonesia, adalah PanaCool, ย plester kompres demam anak.

Kalau Tiominar panas agak tinggi, saya menggunakan PanaCool untuk membuat Tio nyaman dan memberi efek dingin. Mungkin karena rasa mentholnya ya.

PanaCool, plester Hydrogelย  ini bisa dipakai anak berusia 1 tahun ke atas. Cocok dibawa di perjalanan, apalagi buat yang mudik. Ukurannya pas di dahi anak-anak. ย Ayo, Sahabat Blogger yang punya anak, jangan ragu mencoba PanaCool ini ๐Ÿ™‚

Itulah isi kotak obat kami di rumah. Selama ini sih, Tiominar cocok-cocok saja mengkonsumsi Panadol Syrup. Dan Alhamdulillah masih bisa ditangani sendiri, enggak perlu dibawa ke dokter, karena deman hanya hinggap di tubuhnya selama dua hari atau paling lama 3 hari.

Apa solusi Sahabat Blogger yang sudah punya anak, kalau anaknya demam?

 

 

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Mengadang Pusaran, Kisah Perempuan dalam Kekangan Zaman

Mengadang Pusaran, Kisah Perempuan dalam Kekangan Zaman

Sedikit cerita. Saya terlahir sebagai anak pertama dari lima bersaudara, dengan urutan tiga perempuan pertama, lalu anak keempat dan kelima adalah laki-laki. Terlahir dari orang tua suku Batak yang kuat memegang adat meski kami tinggal di ibukota negara, Jakarta....

read more

17 Comments

  1. obat sakit mata

    kebetulan nih ada yang demam di rumah, makasih ya mbak membantu sekali

    Reply
  2. xtra point ocbc nisp

    baru tahu kalau ada panacool..tahunya cuma panadol..
    sayang dirumah blm ada anak kecil..hihi

    Reply
  3. reni julianty

    itu panadol syrup ada berbagai rasa apa aja mbak? btw nama belakang kita sama nih. salam kenal ya mbak ๐Ÿ˜€

    Reply
  4. Lusi

    Alhamdulillah Lebarannya nggak terganggu ya. Tahun depan carter helikopter aja ya

    Reply
    • Indah Julianti

      hehehehe, kan ada Panadol buat ngatasi kalau mudiknya betein ๐Ÿ™‚

      Reply
  5. Ivan Prakasa

    Duh parah yah mudik skarang… Bisa sampe 26 jam…
    terakhir mudik makan waktu lbh lama dr biasanya juga.
    skarang macetnya mudik luar biasa… >.<

    Reply
  6. Vavai

    Thanks infonya, Mbak Indah. Kalau panadol sirup sih sudah disiapkan tapi kalau panacool malah baru tahu. Menarik buat kelengkapan p3k setiap melakukan perjalanan.

    Salam dari Bengkulu

    Reply
  7. Maydina Safitri

    kereeen juga yah panadol ngeluarin produk buat anak-anak ada yg di minum dan di kompres ^^

    Reply
  8. Noe

    semoga cepet sembuh dede nya bunda:)
    walopun blm punya dede akunya tapi bisa merasakan kalo anak kecil panas ๐Ÿ™ selalu rewel

    Reply
  9. Hastira

    aku paling takut kalau anak demam, karena aku dulu sering meilhatadikku sering step jikan panas tubuhnya. Makanya kalau sudah diberi obat penurun panas dan tidak turun dalam waktu dua hari aku segera ke dokter atau panasnya terlalu tinggi

    Reply
  10. indah nuria Savitri

    waaah…cepet sembuh ya Tio…kalau Bo et Obi andelannya lain :)..kita biasanya pakai ben uron, manjur juga… semoga sehat selalu yaaa…

    Reply
  11. Sary Melati

    Tio lagi sakit tetep lucuu. Lekas sehat, ya, sayang :*

    Reply
  12. Mugniar

    Anak pintar, mau minum obat. Iya benar Mak, kalo sakit jangan buru2 dibawa ke dokter.
    Tio sudah sembuh kan? Moga2 sehat menjelang lebaran ya.

    Oya maaf lahir batin, Mak ๐Ÿ™‚

    Reply
  13. Zizy Damanik

    Lho Kak, sudah pindah ke Jogja ya?
    Kita belum ketemu-ketemu lagi. Sampai kapan Kak di Jakartanya sebelum balik ke Jogja?
    Maaf lahir batin ya Kak…. semoga anak-anak semua sehat, juga Kak Indah dan suami…

    Reply
  14. ndop

    aduh 26 jam! Huahahahaha…

    AKu pernha mudik dari Bali ke Nganjuk numpak Jip yg kecil itu, apa namanya ya? Berangkat sore sampenya besok sore juga, remuk badan! haahaha…

    aku terakhir ke dokter kulit juga karena udah kehabisan ide gimana cara mengatasinya.. Dan diriku gak betah sih menunggu di ruang dokter. Ini yg harusnya aku kontrol tiap 2 minggu sekali, aku udah ndablek gak kontrol selama 2 bulan lebih HUAHAHAHHAHAHA

    Reply
  15. HM Zwan

    belum ada solusi,lha belum dapat rizki anak hihihi..eh,baru tahu panacool ๐Ÿ˜€

    Reply
    • Indah Julianti

      Hihihi, semoga disegerakan rizki anaknya biar punya solusi seperti Tio ๐Ÿ™‚ aamiin.
      PanaCool produk baru semacam kompres penurun panas itu. Tio senang pakainya, katanya sih bau mentholnya kecium ^_^

      Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories