Sebulan Kayla

by Jan 18, 2005Uncategorized0 comments

Sebulan yang lalu, tepatnya, Sabtu, 18 Desember 2004, di Rumah Bersalin Budi Kemuliaan, sekitar pukul 14.55 WIB, melalui operasi caesar yang ditangani oleh dr Dody DSOG, dr Galih SpAk, dan satu orang dr anestasi yang lupa namanya, lahirlah seorang bayi merah berjenis kelamin perempuan.

Bayi merah tersebut kemudian dikasih ke Ibunya, Indah Julianti untuk dipeluk…hiks…hiks. Trus dibawa sama suster keruang bayi, mungkin untuk dibersihkan. Kata bunda, terima kasih ya Allah, Engkau telah mempercayakan seorang anak perempuan lagi dalam kehidupan kami. Semoga kedua anak perempuan kami bisa menjadi tiang agama bagi keluarga. Amiiin.

Setelah 12 jam proses pemulihan, akhirnya bunda baru bisa ngeliat anak perempuan yang baru dilahirkan itu. Wow..beda banget ama si Mbak Lily. Bayi merah tersebut saat itu berkulit putih bersih, rambutnya hitam lebat dan keriting…he…he… plus matanya sipit.

“Ini anak kita? tanya bunda sama ayah.
“Iyalah, masa anak tetangga…he….he,” kata ayah.
“Kok beda yah”, tanya bunda lagi.

“Iyalah…masa sama semua”.

Bayi merah tersebut kemudian diberi nama Tiurma Kayla Puspitarani Kurniawan. Mengikuti nama kakaknya, Taruli Azzah Puspitarani.

Tiurma dari Ompung Doli dan Ompung Guru, yang artinya, cahaya terang. Kayla itu nama dari Kak Lily, yang gak tau dengar dari mana eh trus bilang, nama adikku Kayla aja, kan cantik. Setelah bunda cari-cari, ternyata Kayla itu katanya bahasa Yunani, yang artinya mahkota. Sedangkan Puspitarani karena nama kakaknya udah Puspitasari, jadi biar sama yah tinggal diganti aja dari sari jadi rani….he…he…

Kalau bisa dibilang, makna nama itu garis besarnya, semoga nanti jadi perempuan yang bercahaya laksana mahkota. Amiiin.

luv u Kayla

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

read more

Ibu, Cinta Tanpa Akhir

By Iwan Fals Ibu Ribuan kilo jalan yang kau tempuh Lewati rintang untuk aku anakmu Ibuku sayang masih terus berjalan Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah Seperti udara... kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas...ibu...ibu Ingin kudekat dan menangis di...

read more

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories