My Hotel My Resort

by Oct 12, 2013Karya, Kerjaan, Penulisan7 comments

Yogyakarta sudah identik dengan makanan khasnya yaitu gudeg. Hampir di setiap penjuru kota atau wilayah dipastikan ada penjual gudeg. Ibaratnya, belum sah ke Yogyakarta jika belum makan gudeg, makanan yang diolah dari buah nangka dan bercita rasa manis itu.

Namun beberapa tahun terakhir ini, seiring dengan perkembangan Kota Yogyakarta yang semakin mengglobal dan polah makan yang berubah, misalnya hanya memakan sayur-sayuran atau vegetarian, muncul tempat makan atau restoran yang berbeda konsep, yaitu Jejamuran.

Kalimat di atas adalah tulisan pembuka salah satu artikel culinary  di Destination Yogyakarta yang ada di situs My Hotel My Resort, website yang bisa menjadi rekomendasi tempat wisata Indonesia kaum urban.

Tulisan tersebut karya saya yang pertama untuk My Hotel My Resort. Senang sekali kalau karya atau tulisan kita mejeng di media online ya 🙂

Perkenalan saya dengan situs rekomendasi tempat wisata Indonesia kaum urban itu melalui sahabat saya, Nunik Utami, yang sudah lebih dulu menjadi kontributor di situs tersebut.

Nunik meminta saya untuk menulis tentang Yogyakarta, yang merupakan salah satu lokasi wisata di Indonesia yang sering dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional. Menurut Nunik, ia meminta bantuan saya untuk menulis tentang Yogyakarta, yang bisa dibilang merupakan kota kedua dalam hidup yang paling sering saya kunjungi karena Mas Iwan, berasal dari Yogyakarta. Mertua dan keluarga besar Mas Iwan, sebagian besar masih tinggal di Yogyakarta.

Setiap tahun, bisa dua atau tiga kali kami berkunjung ke Yogyakarta. Yang pasti sih saat libur Idul Fitri dan libur sekolah anak-anak.

Bosan nggak sih sering ke Yogyakarta? Buat kami, Yogyakarta itu tidak membosankan. Banyak lokasi wisata atau pun tempat kuliner yang belum kami kunjungi karena keterbatasan waktu. Yogyakarta itu bukan hanya Malioboro lho! Sudah pernah jalan-jalan ke Jalan Solo, belum? Atau ke Jalan Kaliurang dan Jalan Magelang?

Nah, di Jalan Magelang itu ada restoran, tempat makan yang tenar di kalangan penikmat kuliner Yogyakarta. Terutama untuk para kulinerian yang vegetarian, vegan atau hanya makan sayur-sayuran.

Restoran JeJamuran, namanya.

Meski lokasinya agak jauh dari pusat Kota Yogyakarta, namun restoran ini ramai dikunjungi terutama pada saat liburan dan malam minggu. Bahkan, tempat makan ini menjadi salah satu tempat yang sering dijadikan tempat berkumpul atau hajatan para pekerja kantoran.

Mau tahu lebih jauh tentang Restoran JeJamuran ini? Silakan baca di http://myhotelmyresort.com/yogyakarta/jejamuran-yogya-bukan-hanya-gudeg/

Kalau sedang berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa mampir ke JeJamuran, karena sekarang ini makanan yang khas di Yogyakarta bukan hanya gudeg lho 🙂

Ngomong-ngomong soal wisata, seberapa sering narablog meluangkan waktu untuk bepergian ke suatu tempat, khusus untuk wisata atau menjajal berbagai makanan khas di daerah yang narablog kunjungi?

 

 

 

 

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Rawa Pening, Danau Eksotik yang Nyaris Terlupakan

Rawa Pening, Danau Eksotik yang Nyaris Terlupakan

Rawa Pening, terbentuk dari muntahan air yang mengalir dari bekas cabutan lidi yang dilakukan oleh Baru Klinthing - Menurut Legenda Kalau tidak ikut dalam rombongan #SidoPiknik yang berkunjung ke pabrik Sido Muncul di Ungaran, Jawa Tengah, mungkin Rawa Pening hanya...

read more

7 Comments

  1. D. Indah Nurma

    Tepatnya sih Jejamuran di Sleman, menunya enak2 dan pelayanannya ramah. Konsepnya family restauran. Saya di DIY yg belum pernah itu ke Gunung Kidul 😀

    Reply
  2. hanari

    jejamuran emang top tapi kalau gudeg tersu terang kurang suka dikit.hehehe

    Reply
  3. iRa

    sudah 2 kali dong ke jejamuran….terakhir awal november kemarin…..paling favourite ama sate jamurnya….yummi….*jadi lapar*
    mba injul….tanggung jawab donggg…..

    Reply
  4. Meity

    Aku pertama dan terakhir ke Yogya waktu kelas 4 SD. Jadi ngga banyak yang bisa aku inget soal kuliner Yogya kecuali gudeg dan bakpia. Biasanya, kalau ke daerah tertentu, aku sempetin icip-icip makanan khas daerah tersebut… tapi ngga semua, agak-agak milih juga. Seperti waktu ke Surabaya tuh, atasanku bilang kupang enak… reaksiku cuma nyengir ngeliat isi piring atasanku itu.

    Reply
  5. Mugniar

    Pernah ke Jogja sekitar tahun 1995, belum ada jejamuran itu mak …
    Masih pingin ke sana … mudah2an kapan2 ada rezeki

    Reply
  6. Fendi

    Sy pernah ke Jogja di tahun 2011 yang lalu dan makan gudeg di dekat kampus UGM.. enak juga ya dan rasanya manis sekali ….Mbak Indah.

    Reply
  7. bunda aisykha

    wisata kuliner emang paling asyik,,tp kalo keluar kota paling br bnr2 bisa pas akhr taun gt,,dpt bonus dn sisa cuti d ambl semua he he

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories