Mengubah Mimpi Jadi Nyata

by Jan 8, 2018Inspirasi42 comments

Jangan meragu jejakkan langkahmu
Jangan berhenti percaya
Engkau pasti akan ke sana
Jangan meragu nyatakan mimpimu
Kau pasti bisa mengubah mimpi jadi nyata
Ini caraku. Bukan caramu
Cibiran kata hanyalah angin berlalu
Aku beranikan diri dengar suara hati (Sepenggal lirik dari Lagu Mimpi Jadi Nyata – Beau Clair feat: Kamga)

**

Sudah 2018, sudah saatnya menghapus atau menutup segala hal yang berbau negatif, apalagi aura. Masa dari tahun ke tahun, nggak ada perubahan yang signifikan? Seperti itu-itu saja. Nambahnya sedikit, berkurangnya banyak.

Apalagi, tiga tahun mendatang, daku akan menjalani usia setengah abad. Iya, benaran. Daku bakal 50 di tahun 2021 nanti. Middle Age, kalau kata orang Western sana. Usia paruh baya yang matang, mature, katanya.

Sejujurnya, daku tuh orang yang takut bermimpi. Buatku, mimpi itu adalah kenyataan yang tertunda dan mimpi itu menyeramkan. Menakutkan.

Karena mimpi, daku sempat terpuruk selama beberapa tahun setelah berturut-turut kehilangan tiga orang terbaik dalam hidup. Dan sampai sekarang, setiap mengenang atau menuliskannya seperti ini, mata masih berkaca-kaca. Menangis, perih.

Orang-orang Terkasih yang Pergi

 

Mengubah Mimpi Jadi Nyata

Orang yang pergi, apalagi sudah berbeda alam, nggak mungkin kembali kan? Sementara yang hidup, harus menjalani lakon hidup.

Yang hidup punya mimpi. Mimpi, yang bisa diubah menjadi nyata.

Mengubah Mimpi Jadi Nyata?

Postingan ini terinspirasi saat saya menonton Drama Jepang (Dorama) jadul yang berjudul “Strawberry on The Shortcake”, yang dibintangi oleh Hideaki Takizawa dan Kyoko Fukada (aktris Jepang yang baby facenya awet amat). Juga mendengar lagu Mimpi Jadi Nyata di radio, yang selalu diputar Taruli (untuk menyemangati dirinya mempersiapkan diri buat UN SMU).

Dorama Jepang dan lagunya Bleau Clair yang dinyanyikan Kamga itu, seakan menohok diriku, yang lebih banyak ngomong tanpa hasil apa-apa.

Seperti yang daku tulis di atas, takut bermimpi. Maleslah kalau mengingat-ingat mimpi. Karena itu, nyaris nggak punya mimpi yang bisa dijadikan target untuk mencapai sesuatu. Jalani apa adanya, begitu motto hidup daku.

Mungkin karena nggak punya mimpi itu, suka merasa kok hidup begini begitu saja. Dari menit ke menit, jam ke jam, seperti itu saja. Monoton.

Jadi suka iri dengan keberhasilan orang lain. Perih kalau melihat orang lain meraih sesuatu yang ‘rasanya’ kita pun bisa melakukannya.

Menggampangkan hidup. Ya udahlah, begini saja udah benar kok, terima nasib saja. Seperti itu.

 

Mengubah Mimpi Jadi Nyata

Seenak itukah?

Ternyata enggak. Daku merasa adalah yang salah nih. Orang-orang sudah menuju Planet Takodana, daku masih jalan di tempat di bumi.

Lagi pula, daku nggak mau dikenal orang karena usia tuanya. Aku ingin saat berusia tua nanti, banyak hal yang kulakukan yang lebih bermakna. Dikenal karena kontribusi atau prestasinya. Minimal, prestasi nulisnya. Ingin seperti Agatha Christie atau Barbara Cartland, yang meski sudah berusia senja tetap produktif menulis.

Karena itu aku harus punya mimpi, dan harus mengubah mimpi jadi nyata.

Daku udah nggak perlu mencari identitas diri lagi. Udah nggak banget buat diriku yang beberapa tahun lagi akan berusia setengah abad.

Udah nggak mau grasak grusuk lagi karena hidup sudah lebih stabil. Anak-anak sudah besar, tinggal mengikuti langkah mereka mau ke mana.

Karena hidup ini bukan untuk menyenangkan orang lain, berusaha nggak mendengarkan ocehan orang lain, meski kadang-kadang bikin panas kuping.

 

Cozy Life After 40

 

Mengubah Mimpi Jadi Nyata

 

Ubah mimpi jadi nyata di tahun 2018

Di tahun 2018 ini, daku ingin mengubah mimpi jadi nyata, seperti apa itu?

  • Kembali punya buku karya sendiri. Udah cukup mimpi punya bukunya, saatnya mewujudkannya dalam kenyataan, dengan menerbitkan buku baru. Terakhir punya karya sendiri adalah di tahun 2013. Empat tahun, sudah cukup berleha-leha dengan nggak mau mikir atau dibebani dealine nulis buku. Insya Allah mulai tahun 2018 ini ada buku atas nama saya.
  • Lebih fokus lagi sama anak-anak, terutama Taruli yang tahun ini persiapan untuk mengikuti UN SMU dan seleksi mahasiswa. Juga Kayla yang ingin banget masuk sekolah art di salah satu negara impiannya.

Itu sih dua yang utama. Yang lain mimpi pendukung, seperti:

  • Fokus nulis di blog tentang Middle Age dan Teen Parenting
  • Traveling tanpa beban

Oh ya, mimpi tak akan terujud kalau tanpa usaha dan doa kan. Semoga ibadahnya bisa semakin fokus, nggak bercabang-cabang pikirannya.

Ini hidupku
Bukan hidupmu
Tak perlu ku mengikuti semua langkah mu

Ini mimpiku
Bukan mimpimu

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

42 Comments

  1. andi

    mimpilah setinggi langit

    Reply
  2. Kalingga Ajeng

    Aku juga punya keinginan menulis sebuah buku. Menjadi seorang penulis yang karya-karyanya memberi insipirasi banyak orang. Semoga mimpi-mimpi kita semua dapat terwujud. Amiin…

    Reply
  3. tuteh

    Mimpi yang sama, Bund.
    Pengen nerbitin buku lagi 😀

    Reply
  4. Fanny Fristhika Nila

    Mimpiku dan suami, bisa selalu traveling, bahkan saat kami menua nanti 🙂 . Itu trus yg ada dlm pikiranku mba. Itu yg jd penyemangat aku kerja cari uang, hanya supaya bisa trus traveling sampai tua 🙂

    Reply
  5. bunga

    Pengen juga aaah..mimpi jadi kenyataan

    Reply
  6. Nuvaderma

    Semangat mbak.. semoga semuanya benar menjadi nyata di tahun ini.. Amin

    Reply
  7. muti mimut

    Mba Indah semoga mimpi-mimpinya menjadi kenyataan, usia seseorang tak boleh menjadi penghalang impian tho…keep on the spirit

    Reply
  8. ichapista

    Amiennnn.. Semoga keinginannya terwujud semuanya ya, Mba. Jadi gak sabar menantikan bukunya hehe..

    Reply
  9. Tanti Amelia

    Ditinggal yang terkasih,
    perlu merenung sejenak keluar dari kehidupan nyata buatku. Salut padamu, mak Indah sayang… tiga sekaligus 🙁

    Aku sih merasa, nyawaku hilang separuh tapi bukan jadi penghalang untuk tetap bermimpi. Aku agak ego dan ambisius mungkin. Kata lain dari serakah. Tapi aku mau buktikan bahwa life must go on, no matter what

    Reply
  10. Leyla

    Usia tak jadi penghalang untuk meraih mimpi ya Mak. Semangkaa

    Reply
  11. Lina sophy

    Aamiin, semoga terwujud harapan2 baiknya ya kk… ?

    Reply
  12. Bibi Titi Teliti

    Mbaaaaak…
    Ada kalanya aku juga merasa kayaknya aku terlalu selaw dan kurang punya ambisi gitu yah…
    Orang lain udah sampe mana, aku masih disini2 aja dan terlalu asyique dengan oppa-oppa drama2ku ituh bhahahaha.

    Apa pengaruh usia jugak kali yah? Udah males kalo harus terlalu nyolot dan menonjol banget hahaha.
    Tapi harus tetap semangat sih, minimal nge-blog harus jalan terus lah yaaah :))

    Reply
  13. adi pradana

    Semoga impiannya terwujud Ina. Allah tidak pernah menolak dan tidak akan mengabaikan doa seseorang, yang memohon dengan segala harap kepada-Nya. Semangaaaat!

    Reply
  14. Herva Yulyanti

    aku jadi kepengen bikin buku semoga bisa tertular kayak mba 🙂 aamiin

    setuju mba hidupku bukan hidupmu ya!kata2 terakhirnya NOTED banget buat aku bagus 🙂

    Reply
  15. Mechta

    Semoga mimpi2nya segera nyata…dan sbg sesama calon anggota geng midle age..kutunggu post2mu ttg itu yaaa…
    Yuuk..ttp semangaaat…

    Reply
  16. Ida Raihan

    Selamat ata anugerah usianya Mbak. Semoga semakin barokah dunia akhirat. Bahagia anak cucu.

    Reply
  17. Lusi

    Hidup orang lain belum tentu enak mbak, cuma tak semua orang mau cerita2 di blog dan medsos karena belum tentu orang lain bisa kasih solusi, bisa jadi malah ketemunya penyebar gosip. Semoga kita bisa memasuki usia setengah abad dengan riang gembira. Akupun tak suka bermimpi, lebih baik mengusahakan yang didepan mata karena Allah punya kuasa.

    Reply
  18. Emakmbolang

    Semoga apa yang diinginkan tercapai. Aamiin.

    trus balik ke diri sendiri, aku kapan bikin buku? Semoga nututin juga . Aamiin

    Reply
  19. Gallant

    Mantap, Mak Indah. Sebagai yang lebih muda, aku juga ngga boleh kalah 😀
    Traveling tanpa beban!

    Reply
  20. Hastira

    makaasih sharingnya, memberikan semangat baru untukku

    Reply
  21. Rita dewi

    Semoga semua impiannya berhasil menjadi nyata di tahun ini mbak?

    Reply
  22. HM Zwan

    Semangat makpuh, semoga impiannya terwujud tahun ini,Aamiin..
    Traveling tanpa beban,iya bangetttt ya… pigin bener2 menikmati ggitu

    Reply
  23. Adriana Dian

    Inspiring banget nih postingannya makPuh.. Semangat terus ya MakPuh, ditunggu tulisan-tulisan teen parenting dan buku barunya yaaaaa <3

    Reply
    • indahjuli

      Aih tersanjung, makasih banyak ya Driana ?

      Reply
  24. Lisdha

    Tfs mak puh. Saya merasa lebih nyess baca ini drpd baca tips2 resolusi ala motivator2 yang malah bikin saya merasa nggak mampu duluan. Ini simpel tp memotivasi.

    Salam

    Reply
    • indahjuli

      Hihihi, padahal ku nulis acak kadul, apa yang ada di pikiran saja. Makasih ya ?

      Reply
  25. Anastasia

    Keren Mak apalagi pas di kalimat terakhirnya, mood booster banget.
    Sampai aku SS, boleh ya Mak?

    Reply
    • indahjuli

      Boleh, silakan 🙂

      Reply
  26. Keke Naima

    Memasuki usia kepala 4 pun, saya mulai menjauh dari segala hingar bingar terutama yang beraura negatif. Ingin lebih tenang dan nyaman, Apalagi punya anak yang mausk usia remaja juga udah satu ‘hingar bingar’ sendiri. Lebih baik fokus saya ke sana. Ditunggu sharing berbagai artikel tentang teen parenting ya, Mbak 🙂

    Reply
    • indahjuli

      Setuju Chi. Udah bukan masanya ya 🙂

      Reply
  27. Nia K. Haryanto

    Kudu banyak belajar dari makpuh. Banyak yang sudah makpuh raih. Saya pun pengen mewujudkan banyak sekali mimpi. Semoga bisa tercapai. Sukses buat kita semua. 😀

    Reply
    • indahjuli

      Aamiin, Insya Allah tercapai 🙂

      Reply
  28. Dessy Natalia

    Keren banget Mak semangatnyaa.
    semoga tercapai semua impiannya 🙂

    Reply
    • indahjuli

      Aamiin, aamiin, makasih banyak, dirimu juga menginsprasi 🙂

      Reply
  29. gusmakruf

    Semoga mimpi mimpinya terwujud mbak…. Amin…

    Bicara impian, saya sudah memasrahkan kepada yang paling berhak.. hehe

    Reply
  30. qhachan

    *kirim bunga-bunga pengamin doa buat mak injul* selamat mewujudkan mimpi :*

    Reply
  31. rita asmaraningsih

    Semoga mimpi2nya terwujud ya Mba.. btw, umur kita beda2 tipis ya.. saya juga mendekati 50 tahun.. Semoga pada usia matang ini kita makin sukese berkarya ya Mba..

    Reply
  32. Molly

    Kita sama, Kak. Udah ngga terlalu grasak-grusuk lagi karena di usia begini rasanya hidup udah lebih tenang dan stabil. Mimpi tentu masih ada. Tapi ngga ngoyo untuk mencapainya. Untuk semua mimpi dan harapan Kakak di 2018 ini, aku ikut meng-Aamiin-kan, ya. Sehat dan bahagia selalu Kak Indah sayang?.

    Reply
  33. Nurul Fitri Fatkhani

    Saya termasuk orang yang senang bermimpi. Punya banyak impian. Tapi kadang gak konsisten, jadi mimpi tinggallah mimpi. Sedikit sekali yang terwujud.
    Untuk 2018 ini, saya juga ingin kayak Mak Indah, berubah lebih baik lagi. Berjuang mewujudkan mimpi. Semoga semua rencana kita, bisa terwujud ya, MakPuh ?aamiin …

    Reply
  34. Rach Alida Bahaweres

    Nikmatnya jika bisa traveling tanpa beban ya Mak
    Ya Allah smog aniat niat baik kita ditahun ini dikabulkan ya Mak. Aaamin
    Aku kapan ya menelurkan buku sendiri :p

    Reply
  35. Rifqy Faiza Rahman

    Tetap semangaaaaaat, mbak Indah! Budal thok wes! Semoga mimpi-mimpinya mbak Indah dan keluarga tercapai ya 🙂

    Reply
  36. Mas Kris

    Semangat mbak.. semoga semuanya benar menjadi nyata di tahun ini.. Amin

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories