Debt Collector

by Dec 30, 2010Inspirasi28 comments

Sabtu, 25 Desember lalu, saya dan keluarga, pergi ke rumah orangtua di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Kebetulan, adik lelaki saya, Wahyu dan istrinya, Vera ikut juga.

Dalam perjalanan melewati Kali Malang, saat lampu merah, tiba-tiba Vera, bertanya kepada Wahyu, “Eh Yu, orang itu ngapain?” katanya sambil menunjuk seorang pria berwajah khas Propinsi luar Jawa, sedang memegang buku besar.

“Orang itu lagi baca injil ya, lagi khotbah, kok di jalan raya sih,” kata Vera lagi.

Harap maklum dengan sangkaan Vera. Kami sedang berjalan pada Hari Natal. Dipikir Vera, orang tersebut pendeta.

Otomatis, saya pun langsung melihat kearah orang itu. Wahyu dan Mas Iwan, langsung ketawa ngakak begitu mendengar kata Vera.

“Eh, emang ngapain sih,” tanya saya curiga melihat ketawanya Wahyu dan Mas Iwan.

“Orang itu debt collector, kak,” kata Wahyu.

“Debt collector kok di jalan raya,” kilah saya.

“Iya, itu mereka lagi cocokin nomor-nomor plat motor yang ada di jalan raya. Kalau ada yang cocok dengan catatan mereka, nanti mereka kejar deh tuh pengemudinya,” jelas Wahyu panjang lebar.

Ya ampun, sampai seperti itu usahanya debt collector ya *tepok jidat*

Lalu Mas Iwan cerita, sekarang ini usaha kredit motor itu kan gampang banget. Jadi, banyak deh yang kredit tanpa mikirin angsurannya. Cicilan pertama, kedua, dan ketiga aman, cicilan berikutnya suka nunggak. Kalau menunggak begitu, ya pastilah jadi inceran para debt collector.

Mungkin karena didatangin ke rumahnya, si penunggak nggak ada, debt collector ini pun beroperasi di jalan raya.

“Kadang kan ada juga tuh penunggak yang ngejual motornya ke orang lain. Apes deh pemilik barunya, kalau motornya terdeteksi, langsung kena tangkap debt collector,” kata Mas Iwan.

Apes, karena debt collector itu nggak segan-segan mengambil paksa motor kreditan itu. Mereka nggak mau tahu, motor itu sudah berganti pemilik.

Jadi, kalau sedang di jalan raya, menemukan pria sedang memegang buku besar, dan matanya tak pernah lepas memandang kendaraan terutama roda dua alias sepeda motor, kemungkinan itu adalah debt collector.

Debt collector memang menakutkan, makanya itu jangan sampai cicilannya ditunggak.

pic diambil dari sini

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Blessing in Disguise Era Pandemi Covid-19

Blessing in Disguise Era Pandemi Covid-19

Blessing in Disguise. Skenario Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu wa ta'alla. Berkah, rahmat yang terselebung, yang didapat dari hal-hal yang awalnya kita anggap sebagai kejadian atau masalah buruk, bencana, hal-hal negatif. Seperti bencana pandemi covid-19 ini,...

read more

28 Comments

  1. bhiberceloteh

    Hah? baru tau.. niat banget yah? hebat euy usahanya!
    Mmm.. mungkin kalo dia berhasil dapetin dapet komisinya besar kali yah, makanya bisa semangat bener liatin motor satu2 di pinggir jalan :mrgreen:

    Reply
  2. PuteriAmirillis

    S ER EM MBA…AMA DB

    Reply
    • Indahjuli

      Samaaaaa 🙂
      Met tahun baru ya.

      Reply
  3. usagi

    Wah ternyata emang bener,,
    Pas baca tulisan ini aq sambil ngobrol ama keluarga dirumah
    Pas kita bahas ternyata sekarang itu strategi baru mereka
    Karena kalau cari dirumah mereka suka kabur,, dan mereka ada tempat2 tertentu ada pos-posnya sesuai wilayahnya

    Lebih baik gak usah berurusan sama yang namanya hutang hutangan ngeri aja

    Happy new year ya mbak

    Reply
    • IndahJuli

      Iya, lebih baik menghindar dari hutang 😀

      Reply
  4. kanvasmaya

    waduuw..
    baru tau sampai segitunya dept colector 🙂

    met menjalani hari2 ditahun baru ini

    Reply
    • Indahjuli

      Terima kasih, selamat tahun baru juga 🙂

      Reply
  5. Bibi Titi Teliti

    Sekalian aku mau ngucapin met taun baru ya Mba Indah:)
    Semoga tambah sukses di tahun mendatang:)

    Salam buat Kayla dari Kayla…hihihi…

    Reply
  6. Bibi Titi Teliti

    waduh…
    masa sih mba?
    aku baru tau lho….

    gigih juga mereka itu yaaa…
    *untung cicilan udah pada lunas …hihiih*

    Reply
    • Indahjuli

      tugasnya debt collector kan harus gigih 😀
      selamat tahun baru juga Ry, semoga segala mimpimu terwujud ya *hugs*

      Reply
  7. Ikkyu_san

    kadang aku kasihan sama orang yang dikejar-kejar DC,
    tapi kadang aku kasian sama orang yang profesinya DC….
    duh kalau bisa jangan sampai ada urusan dgn DC deh…apalagi AC **gubrax**

    EM

    Reply
    • Indahjuli

      huahahaha *ngakak*
      Kak Imel bisa saja 🙂

      Reply
  8. nitnot

    baru tahu klo ampe ngejar2 di jln raya…

    Reply
    • Indahjuli

      hihihi, iya, saya juga.

      Reply
  9. niQue

    Info yang menarik 😀
    Saya juga baru tau klo segitunya usaha para DC untuk menangkap mangsanya.
    Ckckck … bener kata bu Monda, kan cape tuh mlototin plat motor yang lewat mpe ribuan wew ..

    Reply
    • Indahjuli

      hihihi, iya, capelah di jalan raya pula.

      Reply
  10. nh18

    Wedew …
    Demikian mudah mendapatkan kendaraan roda dua
    Demikian mudahnya pula mangkir …
    akibatnya …
    yang susah adalah debt kolektor …
    sampai mesti sweeping di jalan raya gituh …

    Jujur saya baru tau nih
    Thanks InJul

    Salam saya

    Reply
    • Indahjuli

      Sama, Pak, saya juga baru tahu pas lihat di jalan Kali Malang.
      Keadaan sekarang memang gitu, dipermudah, sekaligus menjerat.

      Reply
  11. Nad

    Huhu jauh2 deh, aku serem.

    Reply
    • Indahjuli

      Setuju, jauh-jauh dari debt collector.

      Reply
  12. monda

    Wah, baru tau nih, cara terbaru rupanya. Cape juga ya ngeliatin motor ribuan gitu.

    Reply
    • Indahjuli

      Iya, kak, pastilah cape banget.
      Wong kemarin saya melihat itu, tiap menit kepalanya nunduk liat buku besar, trus liat motor. Gitu terus.
      Kasihan sesungguhnya.

      Reply
  13. Rini Nurul Badariah

    Betul, kata suami keponakan saya yang collector lembaga otomotif memang begitu. Abis didatangin baik-baik pada ngacir sih:D

    Reply
    • IndahJuli

      Iya, Rin.
      Jadi jalan raya alternatif pencarian 😀

      Reply
  14. arman

    waduh kalo nyari di jalan raya yang motor nya ada ribuan (atau jutaan?) mana bisa nemu tuh? hehe

    Reply
    • IndahJuli

      itu juga yang jadi pertanyaan saya, Man.
      Tapi kata adek saya, ada aja tuh yang dapat. Rupanya debt collector itu berkelompok, jadi ada yang perhatiin plat, trus nanti yang tugas ngejar debt collector yang lainnya.

      Reply
  15. IndahJuli

    mauuuuuuuuu, sekarang ?

    Reply
  16. kiky

    Selllleeemmmm….makan yuk!

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories