Air dan Api

by Aug 22, 2008Iseng12 comments

song by : Naif

Apa mauku apa maumu
Slalu saja menjadi
Satu masalah yang tak kunjung henti
Bukan maksudku bukan maksudmu
Untuk selalu
Meributkan hal yang itu-itu saja
reff:
Mengapa kita saling membenci
Awalnya kita selalu memberi
Apakah mungkin hati yang murni
Sudah cukup berarti
Ataukah kita belum mencoba
Memberi waktu pada logika
Jangan seperti selama ini
Hidup bagaikan air dan api
ps : have nice weekend, my friends

 

 

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Satu Kalimat

Kirimkan satu kalimat isyaratkan rindu Agar aku tahu Rindu ini bukan milikku sendiri 24/2/2007 Kalau sekarang ada twitter, 140 kata sudah cukup ya 🙂

read more

Setahun Sudah

Tak terasa waktu bergulir dengan cepat. Sudah setahun saya berhenti sebagai pegawai kantoran. Bagaimana rasanya? Jangan ditanya soal ngasuh anak ya, setiap perempuan yang punya anak, baik itu kerja di kantoran atau di rumah, punya gaya sendiri-sendiri dalam mengasuh...

read more

12 Comments

  1. nunik

    ha..ha..ha.., kayaknya nih lirik lagu ada yg kena dihati deh..

    Reply
  2. pritha

    oh naif,lagumu menginspirasi seorang ibu..
    ini naif yang mesti minta royalti krn udah dipajang ato justru mesti berbagi karena yg ngepublish nya mba indjul yah?

    Reply
  3. IndahJuli

    huhuhu…bete, gw ngak bisa posting tulisan gw selama dua hari. Ada yang bisa bantu ?

    Reply
  4. mutiara

    kenalan yuuuuuuuuk

    Reply
  5. mutiara

    basahaiKepalamuDengan Wudhu’JikaPanashKenaApiAmaeah
    tuol gak

    Reply
  6. dini

    jangan main2 dengan kelaminmu huahahaha tetep gue bacanya porno

    Reply
  7. Za

    kok dadakan pasang lirik ini???

    hev a nais wiken juga mbak….

    Reply
  8. kw

    wow, fans naiff?

    Reply
  9. Manik

    Dapatkan kaset dan CDnya ihiihihii… 😀

    Reply
  10. linda

    langsung nyanyi sambil geleng2 kepala
    *apa mauku apa maumu*

    Reply
  11. mikow

    jangan main air nanti basah
    jangan main api nanti terbakar
    trus main apa dong, main hati? 😛

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories