Kayla, Temper Tantrum ?

Sudah seminggu ini de’ Kayla suka ngambek. Kalau ngambek, pasti diiringi tangis yang kencang bikin orang satu rumah kaget plus berguling-guling di lantai. Kejadian yang paling seru dua hari yang lalu. Malam itu, de’ Kayla lagi dipangku sama Ibu. Kak Lily datang minta dipangku juga. Gak boleh kakaknya ikutan bergabung, de’ Kayla ngedorong si kakak. Gak terima, kak Lily balik ngedorong de’ Kayla. Halus sih, cuma langsung bikin de’ Kayla nangis. Berusaha mengatasi, Ibu akhirnya memangku keduanya. Bukan mengatasi masalah, tangis de’ Kayla makin kenceng.

Melihat itu, Mbak Iyah berinisiatif mengambil de’ Kayla dari pangkuan Ibu. Yang ada, de’ Kayla meronta-ronta digendongan Mbak Iyah sambil menangis kencang. De’ Kayla berusaha turun dari gendongan Mbak Iyah. Takut jatuh, Mbak Iyah pun menurunkan de’ Kayla. Gak berhenti menangis, de’ Kayla mengguling-gulingkan badannya di lantai. Ayah pun turun tangan, tapi gak berhasil. De’ Kayla tetap menangis kencang sambil berguling di lantai.

Bujukan Ibu juga gak mempan. De’ Kayla benar-benar marah. Tangisan de’ Kayla rupanya kedengaran sampai keluar rumah. Tetangga pas samping rumah, yang kebetulan memang dekat sama Lily dan Kayla, yang biasa dipanggil Uwak, berusaha membujuk de’ Kayla, tetap juga tanpa hasil.

Semua lelah ngebujuk de’ Kayla. Akhirnya de’ Kayla dibiarkan saja menangis sambil berguling-guling di lantai. Mungkin karena kecapean, pelan-pelan tangis de’ Kayla mulai mengecil. Ibu pun kembali membujuk dan Alhamdulillah berhasil. Badan de’ Kayla penuh dengan keringat dan mukanya basah dengan air mata. Duh, si kecil sudah bisa ngambek ternyata. Sambil dimimik-in ASI, badan de’ Kayla dibersihin. Gak lama de’ Kayla tertidur 🙂

Di usianya ke-19 bulan ini, kalau gak suka atau gak mau dengan sesuatu, de’ Kayla suka nangis kencang dan berguling-guling di lantai. Awal berguling-guling di lantai, badannya langsung dijatuhin ke lantai. Untung waktu menjatuhkan badannya, lantai lagi dialasi sama kasur Palembang, kalau tidak gak kebayang deh kepalanya kejeduk lantai 🙁

Mungkin, saat itu de’ Kayla merasakan sakit waktu menjatuhkan badannya ke lantai, karena sekarang ini kalau mau menggulingkan badannya, de’ Kayla pasti duduk dulu di lantai, trus taroh badannya, baru deh guling-gulingan. Cerdas kan ?…he….he….

Yang dialami de’ Kayla ini apa gejala temper tantrum yah ? Tapi kalau menilik dari artikel yang Ibu peroleh, ciri-ciri temper tantrum seperti 1) memiliki kebiasaan tidur, makan dan buang air besar tidak teratur, 2 ) Ssulit menyukai situasi, makanan dan orang-orang baru, 3). Lambat beradaptasi terhadap perubahan, 4). Moodnya (suasana hati) lebih sering negatif, 5). Mudah terprovokasi, gampang merasa marah/kesal, dan 6). Sulit dialihkan perhatiannya, sepertinya gak ada sama de’ Kayla. Kata Ayahnya sih ini turunan, soalnya Ayahnya dulu begitu 😀
Sharing donk buat yang pengalaman.

<a href="https://indahjulianti.com/author/indahjuli/" target="_self">Indah Julianti Sibarani</a>

Indah Julianti Sibarani

Fulltime mom Penulis Cerita Bacaan Anak Blogger Co Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB)

YOU MAY ALSO LIKE

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

read more

Ibu, Cinta Tanpa Akhir

By Iwan Fals Ibu Ribuan kilo jalan yang kau tempuh Lewati rintang untuk aku anakmu Ibuku sayang masih terus berjalan Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah Seperti udara... kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas...ibu...ibu Ingin kudekat dan menangis di...

read more

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Arsip

Categories